Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerapan good governance berbasis reformasi birokrasi, dan E-goverment dalam rangka meningkatkan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini juga menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa teknik deskriptif analitis yang dijelaskan atau dibahas secara deskriptif dan didasarkan pada tinjauan literatur yang relevan dengan cara mempelajari dan mengumpulkan data yang diambil dari artikel-artikel yang dipublikasikan dalam berbagai jurnal ilmiah dan kumpulan buku. Instrumen yang digunakan berupa data sekunder yang diacu dari tinjauan Pustaka yang relevan. Dalam upaya meningkatkan penyelengaraan pemerintahan, Kabupaten Wonogiri melakukan reformasi birokrasi berbasis kontrak kerja dimana penyelengara pemerintahan seperti kepala daerah, selalu dituntut untuk mencapai target kerja yang telah di tentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan dalam penerapan reformasi birokrasinya untuk mencapai good governance pemerintah Kabupaten Wonogiri menggunakan konsep kontrak kerja berjalan baik dengan output berupa evaluasi kerja menggunakan konsep kontrak kerja yang memanfaatkan teknologi (e-government) sehingga dapat lebih transparan. Hal ini dikbuktikan dari beberapa aspek, seperti penggunaan e-government terkait dengan pembentukan praktik tata kelola yang baik, pelaksanaan good governance terkait dengan reformasi kelembagaan birokrasi, terdapat hubungan antara kinerja dan electronic government, kinerja dengan reformasi birokrasi, dan penerapan good governance dengan kinerja. Referensi Agustianto, R. N. (2012). Dampak E-Government Terhadap Efektivitas Kinerja Pemerintah. Aji, M. Q. W. (2013). Dampak Reformasi Birokrasi dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Organisasi pada Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Universitas Pasundan). Universitas Pasundan. Retrieved from http://repository.unpas.ac.id/id/eprint/28411%0Ahttp://repository.unpas.ac.id/284 11/3/Abstrac dan kata pengantar.docx Alaaraj, H., & Ibrahim, P. D. F. W. (2014). The Influence of E-government Practices on good governance from the perspective of Public in Lebanon. Journal of Public Administration and Governance, 4(3), 171. https://doi.org/10.5296/jpag.v4i3.6405 Alfikri, I. (2012). Reformasi Birokrasi dan Good Goverment. Retrieved November 10, 2022, fromMahasiswa Universitas Brawijaya website: http://blog.ub.ac.id/alfikri/2012/03/11/reformasi-birokrasi-dan-good-governance/ Cordella, A., & Tempini, N. (2015). E-government and organizational change: Reappraising the role of ICT and bureaucracy in public service delivery. Government Information Quarterly, 32(3), 279–286. https://doi.org/10.1016/j.giq.2015.03.005 Dominata, A. (2013). Apa itu Reformasi Birokrasi? Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Retrieved from http://u.lipi.go.id/1351657451 Elbahnasawy, N. G. (2014). E-Government, Internet Adoption, and Corruption: An Empirical Investigation. World Development, 57, 114–126. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2013.12.005 Flynn, N. (1997). Public Sector Management. New York: Harvester Wheatsheaf. https://doi.org/10.4337/9781781950494.00042 Gainau, A. W. (2013). Reformasi birokrasi di indonesia dalam perspektif perilaku. Reformasi Birokrasi Di Indonesia Dalam Persfektif Perilaku, 11(1), 11–20.