I G Agung Jaya Suryawan
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Komik Ni Bawang Tekén Ni Kesuna Pada Materi Norma untuk kelas V Sekolah Dasar Kadek Messy Diantari; I G Agung Jaya Suryawan; I Ketut Ngurah Ardiawan
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i2.825

Abstract

Rendahnya tingkat penguasaan siswa terhadap materi Norma dalam Kehidupanku mengindikasikan harus adanya inovasi media pembelajaran inovatif  yang menarik, kontekstual, dan selaras dengan perkembangan psikologi anak usia sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan “untuk  mengembangkan media yang mengadaptasi cerita rakyat Bali Ni Bawang tekén Ni Kesuna berbasis komik guna mendukung materi Norma dalam Kehidupanku di kelas V Sekolah Dasar, serta menilai validitas dan kepraktisannya.” Recearch and Development (R&D) adalah metode yang diterapkan dalam penelitian ini serta menerapkan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Validasi dilangsungkan oleh ahli materi, media, dan bahasa mengandalkan analisis koefisien Aiken’s V, sedangkan uji kepraktisan diperoleh dari respons guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan skor validitas 0,94 untuk materi, 0,97 untuk media, dan 0,94 untuk bahasa, yang seluruhnya ada di kategori sangat valid.  Hasul uji kepraktisan menjabarkan persentase sebesar 98% dari guru dan 96% dari siswa yang mempunyai kategori sangat praktis.  Maka, media cerita Ni Bawang tekén Ni Kesuna berbasis komik dinyatan sangat valid dan dangat praktis yang menjadikannya layak diterapkan menjadi media pembelajaran dalam mendukung materi Norma dalam Kehidupanku untuk siswa kelas V sekolah dasar. Implikasi penelitian ini adalah media komik berbasis cerita rakyat Bali Ni Bawang Tekén Ni Kesuna dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang mendukung pemahaman materi norma serta memperkuat pengenalan nilai-nilai budaya lokal pada siswa sekolah dasar