Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis kearifan lokal Tri Kaya Parisudha pada materi "Norma Dalam Kehidupanku" untuk peserta didik kelas V Sekolah Dasar, sekaligus menguji tingkat validitas dan kepraktisannya sebagai upaya nyata dalam mengatasi pembelajaran yang monoton dan abstrak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model ADDIE yang meliputi lima tahapan sistematis: analisis (analyze), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta angket, dengan melibatkan subjek uji validitas yang terdiri dari ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, serta subjek uji kepraktisan yang melibatkan guru dan 19 peserta didik kelas V di SD Negeri 1 Les dan SD Negeri 3 Les. Pengembangan produk melalui aplikasi Canva yang diintegrasikan dengan platform Heyzine dan Educaplay ini menghasilkan media pembelajaran digital yang sangat layak. Hasil analisis kuantitatif menggunakan rumus Aiken V menunjukkan tingkat validitas materi sebesar 0,92 (sangat tinggi), validitas media sebesar 0,96 (sangat tinggi), dan validitas bahasa sebesar 0,70 (tinggi). Sementara itu, uji coba lapangan menunjukkan tingkat kepraktisan yang sangat luar biasa dengan perolehan skor sebesar 96% dari guru dan 98% dari peserta didik. Implikasi dari penelitian ini adalah tersedianya media alternatif bagi guru untuk menyampaikan materi PPKn secara kontekstual, membantu siswa memahami penerapan norma dalam kehidupan sehari-hari melalui nilai karakter Tri Kaya Parisudha, serta mendukung sekolah dalam mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam pembelajaran digital.