Muhammad Nasiruddin
STIES Babussalam Jombang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ABU YUSUF AND THE DEVELOPMENT OF ISLAMIC ECONOMIC THOUGHT Ahmad Syahni; Muhammad Syafi'i Budi Santoso; Zakiyyah Ilma Ahmad; Muhammad Nasiruddin; Dimyati
Jurnal Ilmiah Al-Tsarwah Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/al-tsarwah.v9i1.12050

Abstract

This study examines the contribution of the classical Islamic economic thought of Abu Yusuf as presented in his monumental work, Kitab al-Kharaj. The primary objective of this study is to explore his concepts of public finance, taxation, and state intervention in market mechanisms to achieve social welfare. This study employs a qualitative approach using library research. The findings indicate that Abu Yusuf’s economic thought is grounded in the principles of justice, governmental accountability, and public welfare. The study reveals that Abu Yusuf pioneered the transition from a fixed tax system (misahah) to a proportional taxation system (muqasamah) based on taxpayers’ actual ability to pay. He also emphasized the state's responsibility to develop public infrastructure and regulate markets to prevent monopolistic practices (ihtikar). In conclusion, Abu Yusuf’s economic thought laid the foundation for a fiscal policy framework oriented toward public welfare, transparent management of the state treasury (Bayt al-Mal), and social justice. These ideas remain highly relevant and applicable to contemporary economic systems.
Strategi Pembelajaran Literasi Islami Anak Usia Dini di Era Digital: Kajian Systematic Literature Review Moh. Fatkhur Rohman; Muhammad Nasiruddin; Yeni Fitriya
SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini Vol. 1 No. 01 (2025): SYURO : Jurnal Pendidikan Islam dan Pembelajaran Anak Usia Dini
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/syuro.v1i01.122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi pembelajaran literasi Islami anak usia dini di era digital melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan terhadap 15 artikel ilmiah nasional dan internasional yang terbit antara tahun 2020–2024 dengan fokus pada inovasi pembelajaran Islami berbasis teknologi. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi literasi Islami yang efektif di era digital bersifat integratif, menggabungkan kemampuan literasi digital dengan nilai-nilai spiritual Islam. Pendekatan yang banyak digunakan meliputi digital storytelling, interactive e-book, gamified Islamic learning, dan video kisah Islami yang mampu meningkatkan minat belajar, kemampuan literasi awal, serta pemahaman akhlakul karimah. Peran guru dan orang tua menjadi kunci utama dalam mendukung keberhasilan strategi ini. Guru berperan sebagai perancang pembelajaran digital yang bernilai Islami, sedangkan orang tua berfungsi sebagai pendamping dan pengontrol penggunaan teknologi di rumah. Tantangan utama yang ditemukan ialah keterbatasan kompetensi digital guru, kurangnya konten Islami berkualitas, dan lemahnya integrasi teknologi dalam kurikulum PIAUD. Secara keseluruhan, pembelajaran literasi Islami anak usia dini di era digital perlu dirancang berbasis spiritualitas, teknologi, dan pedagogi, guna mencetak generasi Qur’ani yang cerdas digital dan berakhlak mulia.
STRATEGI GURU DALAM MENGADAKAN VARIASI PENANAMAN BUDAYA RELIGIUS PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Ivo Retna Wardani; Rizki Budi Setiawan; Moh. Fatkhur Rohman; Muhammad Nasiruddin
AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 02 (2025): AFHAM : Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIES Babussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/afham.v1i02.145

Abstract

Penanaman nilai religious harus ditanamkan sejak dini baik di sekolah maupun di rumah. Akhir ini sering terjadi fenomena kemrosotan nilai-nilai religious pada peserta didik. Banyaknya hambatan dalam menanamkan nilai religious pada peserta didik maka perlu adanya strategi yang dilakukan oleh guru dalam menanamkan nilai-nilai religious. Dengan tujuan agar peserta didik memiliki pondasi agama yang kuat dengan adanya nilai-nilai religious yang tertanam dalam diri peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru, serta dokumentasi sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan niali religious yang ditanamkan diantaranya keimanan, akhlak karimah, strategi yang gunakan dalam menanamkan nilai religious diantaranya pembiasaan, modeling dan pembelajara interaktif, sedangkan hambatan yang dihadapi meliputi perbedaan tingkat pemahaman, kesulitan mengintregrasikan nilai religious ke dalam kurikulum. penelitian ini menitikberatkan pada strategi guru dalam mengadakan variasi penanaman budaya religious pada peserta didik.