Pelaksanaan program projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) di SMAN 1 Kubung sudah berjalan sebagaimana mestinya dengan hasil yang baik, namun belum pernah dievaluasi sejauhmana program P5 telah berhasil membentuk karakter siswa SMAN 1 Kubung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebutuhan dan tujuan, mengevaluasi ketersediaan dan sumber daya, mengevaluasi pelaksanaan, dan mengevaluasi hasil akhir program P5 dalam pembentukan karakter siswa SMAN 1 Kubung. Penelitian ini adalah penelitian lapangan, berjenis penelitian evaluatif menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, dan Product). Populasi dan sampel penelitian terdiri atas guru dan siswa SMAN 1 Kubung tahun ajaran 2025/2026, dengan instrumen pengumpulan data menggunakan angket. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dengan teknik CFA, dan uji reliabilitas menggunakan teknik alpha cronbach’s. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) evaluasi konteks berada pada kategori sangat baik dengan nilai 82,08%, yang menunjukkan bahwa latar belakang, tujuan dan kebutuhan program P5 telah dirumuskan dan disesuaikan dengan kondisi sekolah; (2) evaluasi input berada pada kategori sangat baik dengan nilai 83,44%, yang menandakan ketersediaan dan kesiapan sumber daya manusia, sarana prasarana, serta pendanaan telah mendukung pelaksanaan program secara optimal; (3) evaluasi proses berada pada kategori sangat baik dengan nilai 82,92%, yang menunjukkan bahwa peran guru, partisipasi siswa, dan pelaksanaan program P5 telah berjalan sesuai dengan perencanaan; dan (4) evaluasi produk berada pada kategori sangat baik dengan nilai 83,32%, yang ditunjukkan oleh terbentuknya karakter siswa sesuai dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa Program P5 di SMAN 1 Kubung telah dilaksanakan secara efektif dan memberikan kontribusi positif dalam pembentukan karakter siswa. Penelitian ini merekomendasikan agar program P5 terus dilanjutkan dengan penguatan pada aspek inovasi dan keberlanjutan program.