Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perceraian Digital: Peran Media Sosial Dalam Retaknya Rumah Tangga Di Era Teknologi Ahmad Dahlan Baidowi; Sukandar Sukandar
Ta'lim : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 2 (2025): Ta'lim : Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : STAI Hidayatut Thullab Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini membahas fenomena perceraian digital yang meningkat akibat penggunaan media sosial yang tidak bijak. Media sosial, yang awalnya dirancang untuk memperkuat hubungan sosial, kini kerap menjadi pemicu konflik rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perselingkuhan daring, kecemburuan digital, gangguan komunikasi, dan pelanggaran privasi merupakan faktor signifikan dalam retaknya rumah tangga di era digital. Pembahasan ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan literasi digital dan komunikasi antar pasangan guna mencegah perceraian akibat media sosial. Selain itu, artikel ini juga menyoroti pentingnya peran lembaga konseling keluarga dan edukasi pranikah berbasis digital sebagai bentuk mitigasi sosial.
Perceraian Digital: Peran Media Sosial Dalam Retaknya Rumah Tangga Di Era Teknologi Ahmad Dahlan Baidowi; Sukandar Sukandar
Ta'lim : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 4 No. 2 (2025): Ta'lim : Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : STAI Hidayatut Thullab Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini membahas fenomena perceraian digital yang meningkat akibat penggunaan media sosial yang tidak bijak. Media sosial, yang awalnya dirancang untuk memperkuat hubungan sosial, kini kerap menjadi pemicu konflik rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perselingkuhan daring, kecemburuan digital, gangguan komunikasi, dan pelanggaran privasi merupakan faktor signifikan dalam retaknya rumah tangga di era digital. Pembahasan ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan literasi digital dan komunikasi antar pasangan guna mencegah perceraian akibat media sosial. Selain itu, artikel ini juga menyoroti pentingnya peran lembaga konseling keluarga dan edukasi pranikah berbasis digital sebagai bentuk mitigasi sosial.
Pendampingan Hukum : Penyelesaian Waris Dengan Kesepakatan Bersama di Depan Majelis Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Kediri Ahmad Dahlan Baidowi; Bagus Suswanto; Ahmad Sholihin Ruslie
Jurnal Abdimas Al Hidayah Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Abdimas Al Hidayah
Publisher : STAI Hidayatut Thullab Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan hukum kepada para pihak yang bersengketa dalam perkara waris agar tercapai penyelesaian secara damai, adil, dan berkepastian hukum melalui mekanisme mediasi di Pengadilan Agama Kabupaten Kediri. Pendampingan dilakukan dengan pendekatan edukatif, persuasif, dan partisipatif, berlandaskan Kompilasi Hukum Islam (KHI), Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Peradilan Agama, serta prinsip keadilan restoratif dan musyawarah mufakat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pendampingan hukum yang komprehensif mampu mendorong kesadaran hukum para pihak, memperkuat nilai silaturahmi, serta menghasilkan kesepakatan perdamaian yang dituangkan secara sah di hadapan Majelis Hakim. Kegiatan ini berdampak positif terhadap penyelesaian sengketa waris tanpa konflik berkelanjutan dan menjadi model penyelesaian sengketa keluarga yang humanis dan berkeadilan.
Penyuluhan Hukum : Membangun Kesadaran Hukum Dalam Mencegah Kenakalan Remaja Di Era Demokrasi Di SMAN 2 Kota Kediri Ahmad Dahlan Baidowi; M. Ilham Fajri Akbar; Stella Putri Cahyono
Jurnal Abdimas Al Hidayah Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Al Hidayah
Publisher : STAI Hidayatut Thullab Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenakalan remaja merupakan fenomena sosial yang terus berkembang seiring dengan dinamika masyarakat demokratis, kemajuan teknologi informasi, serta perubahan pola pergaulan remaja. Sekolah sebagai institusi pendidikan formal memiliki peran strategis dalam membangun karakter dan kesadaran hukum peserta didik. Kegiatan penyuluhan hukum menjadi salah satu instrumen preventif yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai kepatuhan hukum sejak dini. Jurnal ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan penyuluhan hukum di SMAN 2 Kota Kediri serta menganalisis perannya dalam membangun kesadaran hukum siswa guna mencegah kenakalan remaja di era demokrasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif melalui observasi, wawancara, dan diskusi interaktif dengan siswa. Hasil penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai norma hukum, hak dan kewajiban warga negara, serta konsekuensi hukum dari perilaku menyimpang. Penyuluhan hukum berkontribusi positif dalam membentuk sikap kritis, bertanggung jawab, dan taat hukum pada remaja.