Siti Holifah Holifah
Universitas Islam Madura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS PUPUK ORGANIK CAIR DARI AIR REBUSAN IKAN TERI FERMENTASI EM4 TERHADAP PERTUMBUHAN BAYAM (AMARANTHUS SP.) EFFECTIVENESS OF EM4-FERMENTED ANCHOVY WASTEWATER LIQUID FERTILIZER ON SPINACH GROWTH (AMARANTHUS SP.) Siti Holifah Holifah; Yenni Arista Cipta Ekalaturrahmah; Marchel Putra Garfansa
Jambura Journal of Food Technology Vol 8, No 01 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v8i01.36600

Abstract

ABSTRACTThis study aimed to determine the effectiveness of liquid organic fertilizer (LOF) derived from anchovy (Stolephorus sp.) boiling wastewater fermented with EM4 on the growth of spinach (Amaranthus sp.). The LOF was formulated using five EM4 concentrations (5%, 10%, 15%, 20%, and 25%) along with a control without LOF. The observed parameters included fresh weight, dry weight, and water content of spinach plants during approximately 30 days of cultivation. The results showed that the 5% EM4 treatment (P1) produced the most favorable effect, yielding a fresh weight of 5.4 g and a dry weight of 0.57 g. ANOVA indicated that the treatments had a significant effect on spinach growth. Despite its relatively low nutrient content, the LOF from anchovy boiling wastewater demonstrated effectiveness, presumably due to the presence of bioactive compounds and the activity of fermentative microorganisms.Keywords: Spinach, EM4, Fish Wastewater, Liquid Organic Fertilizer, Plant Growth ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pupuk organik cair (POC) dari limbah air rebusan ikan teri yang difermentasi menggunakan EM4 terhadap pertumbuhan tanaman bayam (Amaranthus sp.). POC diformulasi dengan lima konsentrasi EM4 (5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%) serta satu kontrol tanpa POC. Parameter yang diamati adalah berat basah dan berat kering tanaman serta kadar air bayam selama ±30 hari masa tanam. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan EM4 5% (P1) memberikan pengaruh terbaik, dengan berat basah 5,4 g dan berat kering 0,57 g. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bayam. POC dari limbah ikan teri menunjukkan efektivitas meskipun unsur haranya rendah, diduga karena keberadaan senyawa bioaktif dan aktivitas mikroorganisme fermentatif.Kata kunci: Bayam, EM4, Limbah Ikan, POC, Pertumbuhan Tanaman
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI LINGKUNGAN BERBASIS PARTISIPATIF UNTUK PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DI KAWASAN BUKIT KEHI Siti Holifah Holifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah organik di kawasan ekowisata Bukit Kehi terus mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya aktivitas masyarakat dan jumlah pengunjung wisata. Sampah organik yang berasal dari sisa makanan, dedaunan, dan limbah rumah tangga belum dikelola secara optimal, sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan, menurunkan estetika kawasan wisata, serta berpotensi mengganggu keberlanjutan ekosistem alam. Rendahnya tingkat pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah menjadi salah satu faktor utama permasalahan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat melalui edukasi lingkungan berbasis partisipatif dalam pengolahan sampah organik menjadi produk bernilai guna berupa kompos dan pupuk organik cair. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan praktik langsung, serta pendampingan berkelanjutan kepada masyarakat dan kader lingkungan desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat berdasarkan hasil evaluasi pre-test dan post-test. Selain itu, kelompok penggerak pengelolaan sampah organik di tingkat dusun menghasilkan produk kompos dan POC yang mulai dimanfaatkan untuk kegiatan penghijauan di kawasan wisata Bukit Kehi, dengan demikian kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung penguatan ekowisata berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat lokal.Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat, sampah organik, edukasi lingkungan, partisipatif, ekowisata berkelanjutan