Lilik Mutaharoh
Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dakwah Humanistik di Era Digital: Perspektif Stoikisme dalam Penguatan Kesehatan Mental Generasi Z Muhammad Ullin Nuha; Lilik Mutaharoh
Journal of Communication and Da'wah Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Communication and Da'wah Vol.2 No.1, June 2026
Publisher : Universitas Islam Cordoba Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67008/8x7dvr82

Abstract

Generasi Z tumbuh ditengah pesatnya perkembagangan teknologi dan digitalisasi yang membentuk pola pikir, perilaku, serta relasi sosial mereka. Tantangan sosial yang muncul diantaranya digital fatigue, fomo, anxiety dan krisis spiritual. Paparan konten yang berlebihan dan tumbuhnya budaya instant gratification mengakibatkan peningkatan stress, kecemasan dan depresi meningkat. Dalam konteks dakwah Islam era digital ini dituntut agar mampu menjawab kebutuhan mental generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendekatan dakwah humanistik yang dipadukan dengan prinsip-prinsip stoikisme sebagai media untuk penguatan kesehatan mental bagi Generasi Z di era digitalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kepustakaan (library research). Hasil kajian menunjukkan bahwa Dakwah Humanistik, yang menekankan pada nilai empati, inklusivitas, dan pendekatan non-judgmental, mampu mengisi kekosongan spiritual yang sering kali terabaikan dalam pandangan umum mengenai kesehatan jiwa saat ini. Integrasi nilai-nilai islam seperti sabar, tawakkal, dan ridha jika dipadukan dengan konsep Stoikisme maka akan membangun kehidupan yang moderat, ketenangan batin, dan keseimbangan spiritual Generasi Z. Sehingga dakwah tidak lagi dipandang sebagai sekumpulan doktrin kaku, melainkan sebagai pijakan moral dan emosional yang relevan dalam menghadapi krisis kesehatan mental di era digital.
MODEL DAKWAH SOSIAL KEAGAMAAN PESANTREN MELALUI PROGRAM SAFARI RAMADHAN Lilik Mutaharoh; Muhammad Ullin Nuha
Jurnal Studi Pesantren Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Studi Pesantren
Publisher : Pascasarjana Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/studipesantren.v6i2.2500

Abstract

This study comprehensively examines the socio-religious da'wah model through the Ramadan Safari program by the Lirboyo Islamic Boarding School in North Kotabumi District, North Lampung. The research uses a qualitative approach with the type of field research, with data collection techniques in the form of participatory observation, in-depth interviews, and documentation. The focus of this research is to analyze da'wah strategies, implementation processes, and their impact on the socio-religious life of heterogeneous communities. The results of the study show that the effectiveness of da'wah is not only determined by the delivery of religious materials, but also by communicative and adaptive social approaches (mu'asyarah). The students are able to integrate Islamic knowledge with the social reality of the community so that da'wah is applicable and responsive to the needs of the community. The internalization of the values of Ahlussunnah Wal Jama'ah An-Nahdliyah such as tawassuth, tasamuh, and tawazun, as well as the strengthening of the Islamic paradigm as a blessing for all nature, plays a role in building religious moderation. This program has a real impact in the form of increasing religious activities, changing people's behavior towards a better religious life, and increasing trust in Islamic boarding schools. Thus, Safari Ramadan can be a relevant socio-religious model of da'wah to strengthen spiritual and social stability in a multicultural society.