Dzihni Mutawakkil Alalloh
Universitas Al-Falah As-Sunniyyah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Perilaku dalam Psikologi Islam Telaah Komprehensif terhadap Konstruk Akhlak, Nafs, dan Intervensi Perubahannya Dzihni Mutawakkil Alalloh; Titin Nurhidayati
Journal of Communication and Da'wah Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Communication and Da'wah Vol.2 No.1, June 2026
Publisher : Universitas Islam Cordoba Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67008/a8t81026

Abstract

Psikologi Islam menyediakan kerangka kerja yang unik untuk memahami perilaku manusia, yang secara fundamental bersumber dari kondisi batin (Nafs) dan bermanifestasi sebagai karakter (Akhlak). Tingginya kebutuhan akan model perilaku yang terintegrasi secara spiritual mendorong penelitian ini untuk melakukan telaah sistematis dan komprehensif terhadap konsep perilaku dalam literatur Psikologi Islam, mengidentifikasi konstruksi utamanya, serta memetakan tipologi perilaku yang menjadi fokus. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) atau Kajian Konseptual, menganalisis dan mensintesis interpretasi sumber primer (Al-Qur'an dan Hadis) oleh tokoh-tokoh klasik (seperti Al-Ghazali dan Ibnu Miskawaih) serta studi-studi kontemporer. Hasil sintesis menunjukkan bahwa perilaku dalam Islam diklasifikasikan menjadi Akhlak Mahmudah (perilaku terpuji) dan Akhlak Mazmumah (perilaku tercela), yang kualitasnya ditentukan oleh derajat pemurnian Nafs. Perilaku terpuji mencakup dimensi vertikal (hubungan dengan Tuhan, seperti Tawakal) dan horizontal (hubungan sosial, seperti Adil dan Shiddiq). Selain itu, perubahan dan pembentukan perilaku dalam tradisi ini berpusat pada proses spiritual Takhalli, Tahalli, dan Tajalli. Disimpulkan bahwa perilaku Islami adalah manifestasi stabil dari keadaan jiwa yang termotivasi oleh keimanan, bukan sekadar respons lingkungan. Temuan ini memberikan implikasi signifikan bagi pengembangan instrumen pengukuran kepribadian dan strategi Islamic Counseling yang efektif dan holistik.
PAI CURRICULUM CHANGES FROM TIME TO TIME Fitriah Khoirul Umamah; Dzihni mutawakkil Alalloh; Nanang Budianto
International Journal of Multidisciplinary Reseach Vol. 2 No. 3 (2026): June
Publisher : International Journal of Multidisciplinary Reseach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Islamic Religious Education (PAI) curriculum in Indonesia has undergone significant changes since the early days of independence until the Merdeka Curriculum era. Each curriculum change reflects evolving educational needs, social dynamics, and ever-changing global challenges. This study aims to describe the development of the PAI curriculum from 1947, 1952, 1968, 1975, 1984, 1994, 2004 (KBK), 2006 (KTSP), 2013, to the Merdeka Curriculum in 2022. The method used ishistorical researchthrough an analysis of official documents from the Ministry of Education and Culture and other relevant literature. The results show that changes to the Islamic Religious Education curriculum are influenced by factors such as relevance to the times, technological advances, societal needs, demands for 21st-century competencies, and national education policies. These changes have positive impacts, such as increased learning relevance, character building, and flexibility in implementation, but also present challenges, particularly teacher readiness and adaptation of the learning system. The latest curriculum, the Merdeka Curriculum, offers a more flexible, student-centered model that emphasizes religious moderation and contextual learning. In conclusion, the development of the Islamic Religious Education curriculum over time is an adaptive process aimed at improving the quality of Islamic education to meet the needs of generations and the demands of the times