Ati Zakia Turrahmah
Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran pH sabun wajah dan kadar hidrasi kulit wajah mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara dengan atau tanpa akne vulgaris Ati Zakia Turrahmah; Linda Julianti Wijayadi
Tarumanagara Medical Journal Vol. 8 No. 1 (2026): TARUMANAGARA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/tmj.v8i1.34425

Abstract

Akne vulgaris merupakan penyakit kulit inflamasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk gangguan fungsi skin barrier. Pemilihan sabun wajah dengan pH yang sesuai dan hidrasi kulit yang optimal diduga berperan dalam menjaga kesehatan kulit serta memengaruhi kejadian akne. Studi ini bertujuan menggambarkan pH sabun wajah yang digunakan dan kadar hidrasi kulit wajah pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara dengan dan tanpa akne. Studi deskriptif dengan pendekatan potong lintang dilakukan pada Agustus–November 2024 terhadap 148 mahasiswa menggunakan teknik consecutive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner, pengukuran pH sabun wajah menggunakan pH meter, pengukuran hidrasi kulit menggunakan Skin Analyzer CR-302, serta penilaian derajat akne berdasarkan jumlah lesi. Sebanyak 71 (48%) responden mengalami akne vulgaris dan 77 (52%) tidak mengalami akne. Mayoritas penderita akne memiliki derajat ringan (77,5%). Sebagian besar responden menggunakan sabun wajah dengan pH asam (62,8%), mencuci wajah kurang dari tiga kali sehari (64%), serta menggunakan pelembap wajah (68,9%). Hidrasi kulit normal merupakan kondisi yang paling banyak ditemukan (32,4%), terutama pada responden tanpa akne dan akne ringan, sedangkan hidrasi sangat kering lebih banyak ditemukan pada akne sedang hingga berat. Mayoritas mahasiswa menggunakan sabun wajah dengan pH asam dan memiliki hidrasi kulit normal. Hidrasi kulit yang lebih rendah cenderung ditemukan pada subjek dengan derajat akne yang lebih berat. Pemilihan sabun wajah dengan pH mendekati fisiologis kulit serta pemeliharaan hidrasi kulit yang optimal berpotensi mendukung kesehatan skin barrier dan membantu pengelolaan akne vulgaris.