Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN FASILITAS TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA WARKOP 24 JAM UBAN KOTA MATARAM Nur Fatwa Zahara; Nurul Hidayati Indra Ningsih; Handoyo Wirastomo
JOURNAL of APPLIED BUSINESS and BANKING (JABB) Vol 7, No 1 (2026): Maret
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jabb.v7i1.38713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap kepuasan pelanggan pada Warkop 24 Jam Uban Kota Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel berjumlah 98 responden yang ditentukan menggunakan Teknik purposive sampling. Proses analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, dengan nilai thitung 10,128 > ttabel 1,661 dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Fasilitas juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, dengan nilai thitung 4,216 > ttabel 1,661 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, kualitas pelayanan dan fasilitas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bawa kualitas pelayanan dan fasilitas memiliki peran penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan warkop 24 jam uban kota mataram. Peenlitian selanjutnya disarankan untuk meneliti variabel lain seperti harga dan layanan purna jual yang dapat memengaruhi kepuasan pelanggan.
Pengaruh Harga, Online Customer Rating, Biaya Ongkir dan Kecepatan Pengiriman Terhadap Keputusan Pembelian di Platform E-commerce (Studi Kasus Pengguna E-commerce di Kota Mataram) Muhammad Zainul Fani; Sulhan Hadi; Handoyo Wirastomo
JOURNAL of APPLIED BUSINESS and BANKING (JABB) Vol 6, No 2 (2025): November
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jabb.v6i2.36990

Abstract

Perkembangan e-commerce di Indonesia, termasuk di Kota Mataram, telah mengubah pola perilaku konsumen dalam melakukan pembelian secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, online customer rating, biaya ongkir, dan kecepatan pengiriman terhadap keputusan pembelian konsumen di platform e-commerce. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 98 responden, ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Google Form dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel harga tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sementara online customer rating, biaya ongkir, dan kecepatan pengiriman terbukti berpengaruh signifikan. Uji simultan (uji F) memperlihatkan bahwa keempat variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Nilai Adjusted R² sebesar 81,1% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variaebl Independen. Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks konsumen e-commerce di Kota Mataram, faktor layanan seperti biaya ongkir, kecepatan pengiriman, dan kepercayaan melalui rating lebih dominan dibandingkan pertimbangan harga. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku e-commerce dalam merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif untuk meningkatkan daya saing di pasar digital.
Digital Payment Transformation: Customer Satisfaction and Loyalty in Retail Businesses in Mataram Nurul Hidayati Indra Ningsih; Handoyo Wirastomo; Erwin Asidah; Hiffal Sandi Andika; Vira Apriliandini; Miftahurrahmah Miftahurrahmah
Journal of Management and Entrepreneurship Research Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jmer.2026.9.07.3-119

Abstract

Objective: This study examines how digital payment transformation influences customer satisfaction and customer loyalty among retail consumers in Mataram City. Grounded in Diffusion of Innovation (DOI) Theory, digital payment transformation is operationalized through three innovation attributes: relative advantage, compatibility, and complexity (operationalized through ease-of-use indicators). The study also explores practical challenges encountered by retail businesses in implementing digital payment systems. Research Design & Methods: The study employed a sequential explanatory mixed-methods design. The study collected quantitative data from 172 retail consumers and analyzed them using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Qualitative data were obtained through semi-structured interviews with two purposively selected informants representing the retail business and payment-system perspectives and analyzed thematically. Findings: All six hypothesized relationships were positive and statistically significant. Compatibility and complexity showed stronger effects on customer satisfaction and loyalty than relative advantage, while relative advantage remained a significant predictor of both outcomes. The qualitative findings indicate that digital payments improve transaction efficiency, convenience, and business competitiveness. In contrast, unstable internet connectivity, power interruptions, application errors, limited technical support, and transaction fees remain important implementation challenges. Implications & Recommendations: Policymakers, financial institutions, payment providers, and retailers should strengthen digital payment infrastructure and reliability, improve technical support and digital literacy, and develop transparent, affordable transaction-fee policies. Contribution & Value Added: This study extends the application of DOI Theory by linking innovation attributes to post-adoption outcomes—customer satisfaction and customer loyalty—while integrating consumer-level quantitative evidence with business-level qualitative insights in the retail context of Mataram City.