Generasi Z menghadapi berbagai tantangan moral di era digital akibat intensitas penggunaan teknologi dan media sosial yang dapat memengaruhi perilaku serta karakter mereka. Dalam konteks tersebut, program tahfiz Al-Qur’an menjadi salah satu strategi pendidikan Islam untuk menginternalisasikan nilai-nilai akhlak Qur’ani. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses internalisasi akhlak Qur’ani melalui program tahfiz Al-Qur’an bagi Generasi Z di Muhammadiyah Boarding School 06 Dau Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan pimpinan pesantren, guru tahfiz, dan santri, serta studi dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi akhlak Qur’ani dilakukan melalui sistem pembinaan tahfiz yang terstruktur, meliputi pengelompokan santri berdasarkan kemampuan hafalan, target hafalan yang terukur, setoran dan murāja‘ah, serta evaluasi berkala. Proses tersebut membentuk nilai-nilai akhlak seperti kedisiplinan, ketekunan, tanggung jawab, kejujuran, tawadhu’, kesabaran, istiqamah, dan penghormatan kepada guru. Temuan ini menunjukkan bahwa program tahfiz Al-Qur’an berperan efektif dalam membentuk karakter Qur’ani Generasi Z di era digital