Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

TRANSFORMASI DIGITAL UMKM: OPTIMASI PENGGUNAAN APLIKASI GRAB UNTUK MENUNJANG PROMOSI USAHA Neng Wiwin
MULIA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 2 (2025): Februari 2025
Publisher : Amal Insani Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital menjadi kunci bagi UMKM dalam meningkatkan pemasaran dan penjualan. Penelitian ini membahas pelatihan optimalisasi aplikasi Grab untuk GrabFood dan GrabMart di Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak, dengan sekitar 30 peserta per kota pada bulan Desember. Metode yang digunakan mencakup analisis kebutuhan, perancangan program, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan 90% peserta berhasil membuat akun dan mulai berjualan, meningkatkan omzet serta promosi digital. Namun, 10% terkendala oleh keterbatasan perangkat dan administrasi. Kesimpulan menunjukkan bahwa digitalisasi melalui Grab berdampak positif bagi UMKM. Pelatihan serupa perlu diperluas dengan dukungan lebih lanjut agar transformasi digital UMKM lebih optimal.
Mitigasi Risiko Social Engineering dan Keamanan Identitas Digital pada Ekosistem Mobile Banking melalui Edukasi Preventif bagi Siswa SMA Kota Tangerang Abdul Rahman; Neng Wiwin; Afifah Khaerani A
Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Ekalaya Journal
Publisher : Nindikayla Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57254/eka.v4i3.152

Abstract

The digital transformation in the banking sector has increased financial accessibility for the younger generation, yet it has also expanded vulnerabilities to cyberattacks based on psychological manipulation. High school students, as active users of mobile banking, often become primary targets of social engineering crimes due to limited literacy regarding digital identity security. This Community Service (PkM) activity aims to enhance students' awareness and technical capabilities in mitigating digital fraud risks within the banking ecosystem. The implementation method was conducted through expert-sharing sessions based on the experience of banking IT practitioners, phishing attack simulations, and education on protecting credentials such as PINs and OTPs. The results indicated a significant increase in students' awareness of recognizing information manipulation patterns and multi-layered identity protection techniques. The final evaluation proved that this preventive education successfully changed students' digital behavior to be more vigilant, which is a crucial factor in maintaining the integrity of the digital financial ecosystem in the Tangerang City area.
Strategi Digital Branding dan Content Marketing berbasi Visual Literasi untuk Penguatan Identitas Produk UMKM Kota Serang Neng Wiwin; Afifah Khaerani Aziz
Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Ekalaya Journal
Publisher : Nindikayla Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57254/eka.v4i2.155

Abstract

The rapid development of the digital economy requires Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Serang City to transform from conventional marketing patterns to the digital realm. However, the main obstacles faced by partners are the weak visual identity of products and the low ability to manage attractive marketing content. This community service (PKM) activity aims to strengthen MSME product identity through mentoring on digital branding strategies and content marketing based on visual literacy. The implementation method was carried out through three stages: (1) conceptual workshops on branding; (2) technical training in creating visual content using digital design applications; and (3) mentoring in social media management. The results of the activity showed a significant increase in partners' understanding of the importance of visual aesthetics in building consumer trust online. Partners are now able to produce more professional independent content and have a consistent brand identity. The sustainability of this program is expected to accelerate the market expansion of Serang City MSMEs in the digital ecosystem
Peran Pengembangan Potensi Lokal Daerah untuk Mendorong Peningkatan Ekonomi Nasional Neng Wiwin; Afifah Khaerani Aziz
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): JIPAM : Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55883/jipam.v3i3.148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis pengembangan potensi lokal daerah dalam mendorong peningkatan ekonomi nasional. Pengembangan potensi lokal, yang mencakup sumber daya alam, budaya, dan sumber daya manusia, merupakan kunci untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Metodologi penelitian menggunakan studi literatur dan analisis komparatif dari berbagai studi kasus di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan potensi lokal yang efektif dapat meningkatkan pendapatan daerah, menciptakan lapangan kerja, mengurangi kesenjangan ekonomi, dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Beberapa studi kasus menunjukkan bagaimana inisiatif pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, pengembangan industri kecil dan menengah (IKM), serta pemanfaatan teknologi digital telah berhasil meningkatkan ekonomi lokal. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya kapasitas sumber daya manusia, dan koordinasi yang lemah antar pemangku kepentingan. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan yang mendukung pengembangan potensi lokal, termasuk investasi dalam infrastruktur, pelatihan dan pendidikan, serta peningkatan koordinasi antar lembaga pemerintah dan masyarakat. Rekomendasi kebijakan meliputi: (1) Peningkatan investasi pada infrastruktur pendukung (2) Peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan dan pendidikan (3) Penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan