Bara Zaretta
Universitas Dian Nuswantoro, Semarang, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor Yang Mempengaruhi Minat Pada Green Investment Arlin Mettamevia Nurwidya; Bara Zaretta; Amalia Nur Chasanah; Yenny Ernitawati
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2495

Abstract

Meningkatnya isu keberlanjutan lingkungan mendorong berkembangnya investasi hijau sebagai alternatif investasi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh attitude, subjective norms, perceived behavioral control, dan green knowledge terhadap intention green investment, serta menguji peran social media platforms usage sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner daring dengan 211 responden yang memenuhi kriteria penelitian di Kota Semarang. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa attitude, perceived behavioral control, dan green knowledge berpengaruh positif dan signifikan terhadap intention green investment. Sementara itu, subjective norms berpengaruh negatif dan signifikan terhadap intention green investment. Selain itu, SMPU terbukti mampu memperkuat hubungan antara attitude dan intention green investment. Namun, SMPU tidak mampu memperkuat hubungan green knowledge terhadap intention green investment serta tidak mampu memoderasi hubungan subjective norms dan perceived behavioral control terhadap intention green investment. Temuan ini menunjukkan bahwa minat green investment lebih dipengaruhi oleh faktor internal individu dibandingkan faktor sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur investasi berkelanjutan dan menjadi masukan bagi berbagai pihak dalam meningkatkan minat investor terhadap green investment.
FAKTOR PENENTU PERILAKU KEUANGAN USER ROBLOX GENERASI Z Caesar Nicko Hibatullah; Almira Santi Samasta; Bara Zaretta; Pradana Jati Kusuma
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2202

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, sikap keuangan, dan efikasi keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan Generasi Z pengguna platform gim Roblox. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Sampel penelitian terdiri atas 183 mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji model pengukuran dan hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, sikap keuangan, dan efikasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan pengguna Roblox dari kalangan Generasi Z. Semakin tinggi tingkat literasi, sikap, dan efikasi keuangan, semakin baik perilaku pengelolaan keuangan yang ditunjukkan. Temuan ini menegaskan pentingnya ketiga faktor tersebut sebagai fondasi dalam membentuk perilaku keuangan yang terkontrol. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain serta memperluas karakteristik responden guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Saving Behavior dalam Ekonomi Platform: Peran Digital Financial Literacy, Social Media Usage, dan Financial Self-Efficacy pada Kreator TikTok Live Generasi Z Aisyahya Dhita Ramadhaniza; Amalia Nur Chasanah; Bara Zaretta; Pradana Jati Kusuma
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2265

Abstract

Perkembangan ekonomi digital dan intensifikasi penggunaan media sosial telah mengubah cara Generasi Z memperoleh, mengelola, dan mengambil keputusan keuangan. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi sumber pembelajaran keuangan digital yang berpengaruh terhadap pembentukan keyakinan dan perilaku finansial individu. Penelitian ini bertujuan untuk mereplikasi dan menguji kembali model empiris yang dikembangkan oleh (Anwar, 2025) dengan menganalisis hubungan antara digital financial literacy dan social media usage terhadap financial self-efficacy, serta implikasinya terhadap saving behaviour pada kreator TikTok Live Generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 100 kreator TikTok Live Generasi Z, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert lima poin dan analisis PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital financial literacy dan social media usage berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial self-efficacy dan saving behavior, sedangkan financial self-efficacy terhadap saving behavior tidak signifikan. Temuan ini mengungkap bahwa dalam konteks ekonomi platform dengan pendapatan tidak stabil, financial self-efficacy tidak selalu diterjemahkan menjadi perilaku menabung, sehingga menantang asumsi linear dalam Social Cognitive Theory serta memperkaya integrasi Technology Acceptance Model, Unified Theory of Acceptance and Use of Technology dalam menjelaskan perilaku keuangan digital. Secara teoretis, penelitian ini menunjukkan batas keberlakuan model Anwar (2025) ketika diterapkan pada kreator live streaming Generasi Z. Secara praktis, penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan edukasi keuangan digital dan strategi intervensi platform.