Pradana Jati Kusuma
Universitas Dian Nuswantoro, Semarang, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR PENENTU PERILAKU KEUANGAN USER ROBLOX GENERASI Z Caesar Nicko Hibatullah; Almira Santi Samasta; Bara Zaretta; Pradana Jati Kusuma
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2202

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, sikap keuangan, dan efikasi keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan Generasi Z pengguna platform gim Roblox. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Sampel penelitian terdiri atas 183 mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji model pengukuran dan hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, sikap keuangan, dan efikasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan pengguna Roblox dari kalangan Generasi Z. Semakin tinggi tingkat literasi, sikap, dan efikasi keuangan, semakin baik perilaku pengelolaan keuangan yang ditunjukkan. Temuan ini menegaskan pentingnya ketiga faktor tersebut sebagai fondasi dalam membentuk perilaku keuangan yang terkontrol. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain serta memperluas karakteristik responden guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Saving Behavior dalam Ekonomi Platform: Peran Digital Financial Literacy, Social Media Usage, dan Financial Self-Efficacy pada Kreator TikTok Live Generasi Z Aisyahya Dhita Ramadhaniza; Amalia Nur Chasanah; Bara Zaretta; Pradana Jati Kusuma
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2265

Abstract

Perkembangan ekonomi digital dan intensifikasi penggunaan media sosial telah mengubah cara Generasi Z memperoleh, mengelola, dan mengambil keputusan keuangan. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi sumber pembelajaran keuangan digital yang berpengaruh terhadap pembentukan keyakinan dan perilaku finansial individu. Penelitian ini bertujuan untuk mereplikasi dan menguji kembali model empiris yang dikembangkan oleh (Anwar, 2025) dengan menganalisis hubungan antara digital financial literacy dan social media usage terhadap financial self-efficacy, serta implikasinya terhadap saving behaviour pada kreator TikTok Live Generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 100 kreator TikTok Live Generasi Z, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert lima poin dan analisis PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital financial literacy dan social media usage berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial self-efficacy dan saving behavior, sedangkan financial self-efficacy terhadap saving behavior tidak signifikan. Temuan ini mengungkap bahwa dalam konteks ekonomi platform dengan pendapatan tidak stabil, financial self-efficacy tidak selalu diterjemahkan menjadi perilaku menabung, sehingga menantang asumsi linear dalam Social Cognitive Theory serta memperkaya integrasi Technology Acceptance Model, Unified Theory of Acceptance and Use of Technology dalam menjelaskan perilaku keuangan digital. Secara teoretis, penelitian ini menunjukkan batas keberlakuan model Anwar (2025) ketika diterapkan pada kreator live streaming Generasi Z. Secara praktis, penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan edukasi keuangan digital dan strategi intervensi platform.
The Banking Stock Market’s Reaction Around the Time of the Finance Minister’s Replacement Rahardian Resza Fernanda; Suhita Whini Setyahuni; Amalia Nur Chasanah; Pradana Jati Kusuma
Advances: Jurnal Ekonomi & Bisnis Vol. 4 No. 4 (2026): July - August
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/ajeb.v4i4.975

Abstract

Indonesia Stock Exchange to the announcement of the Finance Minister’s replacement. It tests whether daily average abnormal returns (AAR) differ throughout the event window and whether AAR differs between the pre- and post-announcement periods. Research Method: A quantitative event-study design was applied to 45 banking issuers that remained actively traded during an 11-day event window, from t−5 to t+5, producing 495 observations. Abnormal returns were calculated from daily closing stock prices and Composite Stock Price Index returns. Because most data were non-normally distributed, the Friedman Test and Wilcoxon Signed-Rank Test were employed. Results and Discussion: Daily AAR differed significantly across the event window (χ² = 49.341; p = 0.000), with the strongest difference occurring between t−2 and t+2 (p = 0.002). AAR also differed significantly before and after the announcement (Z = −3.883; p = 0.000). The findings indicate that the replacement was interpreted as a relevant political-economic signal and generated a short-term market adjustment. Implications: Investors should incorporate political-economic developments into investment analysis, while policymakers should communicate policy directions consistently to reduce uncertainty. Future studies should include other sectors, longer event windows, and additional market indicators. Originality: This study provides specific evidence on Indonesian banking-stock reactions to a Finance Ministerial replacement using nonparametric event-study analysis.