Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Religiusitas Digital Dan Pergeseran Nilai Budaya Islami Mahasiswa: Kesenjangan Identitas Online Dan Nyata Haya Auliya Kultsum Sayyidah; Nazwa Nawal Sania; Revandhani Agra Kinanti; Intan Citra Rusmayanti; Defia Dealova Kardianto; Arif Mulyadi; Rayhan Ahmad Hayfa Tamam; Syarip Hidayat
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7703

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara mahasiswa Muslim mengekspresikan dan menghayati identitas keagamaan mereka, memunculkan fenomena religiusitas digital yang kompleks dan multidimensional. Penelitian ini bertujuan mengkaji kesenjangan antara ekspresi keislaman di ruang digital dengan perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari, serta implikasinya terhadap pergeseran nilai budaya Islami di kalangan mahasiswa Indonesia. Metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA digunakan melalui pencarian literatur pada lima basis data, Google Scholar, Scopus, DOAJ, Garuda, dan SINTA, mencakup artikel berbahasa Indonesia dan Inggris yang diterbitkan tahun 2015–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa religiusitas digital mahasiswa cenderung bersifat performatif, ditandai oleh kesenjangan antara identitas keislaman yang dikonstruksi secara online dengan konsistensi perilaku di dunia nyata. Pergeseran ini dipicu oleh logika algoritma media sosial, fragmentasi otoritas keagamaan, dan rendahnya literasi digital Islami. Fenomena ini mencerminkan pergeseran nilai budaya yang lebih luas, di mana ekspresi keagamaan di permukaan semakin menggantikan praktik yang autentik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi literasi digital Islami dalam kurikulum PAI serta penguatan peran institusi pendidikan tinggi Islam merupakan langkah krusial dalam membentuk religiusitas yang autentik dan berakar pada nilai-nilai Islam Nusantara