Articles
GAMBARAN PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI YANG MELAKUKAN SENAM LANSIA
Mulyadi, Arif
Journal of Borneo Holistic Health Vol 2, No 2 (2019): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (172.423 KB)
|
DOI: 10.35334/borticalth.v2i2.740
Hipertensi merupakan risiko utama pada lansia untuk terjadinya stroke, gagal jantung dan penyakit koroner, peranannya lebih besar dibandingkan usia muda. Senam lansia merupakan olahraga untuk meningkatkan kelenturan badan dan kontraksi otot-otot badan, sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan tekanan darah pada lansia hipertensi yang melakukan senam lansia. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subyek pada penelitian ini adalah lansia di UPT Puskesmas Ngantang Kabupaten Malang berjumlah 20 orang. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data hasil penelitian disajikan dalam bentuk grafik dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum melakukan senam lansia 11 orang (55%) mengalami hipertensi derajat 1, dan hipertensi derajat 2 sebanyak 9 orang (45%). Tekanan darah pasien sesudah melakukan senam lansia menunjukkan penurunan pada sebagian besar pasien yaitu sebanyak 18 orang (90%), sedangkan sisanya 1 orang (5%) naik dan 1 orang (5%) tetap. Rekomendasi kepada lansia yang menderita hipertensi untuk melakukan senam lansia  karena dapat menurunkan tekanan darah.
Efektifitas Penggunaan Modifikasi Miniature of Vulcano Disaster Management terhadap Kesiapsiagaan Perawat dalam Penanggulangan Bencana Erupsi Gunung
Arif Mulyadi;
Andi Hayyun Abiddin;
Agus Khoirul Anam;
Anggraini Khodijahturrohmah
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/mnj.v5i4.8247
ABSTRACT Volcanic eruption is one of the threats of disaster in Indonesia. Nurses as the largest part of health workers in the region have a very important role during a disaster as the front line in health services for disaster victims.To identify the effectiveness of the use of modification of Miniature of Vulcano Disaster Management on nurse preparedness in disaster management of volcanic eruptions.This study uses a Quasi-Experimental Pretest-Posttest design. The sample in this study were 25 nurses who were in the Mount Kelud Eruption Disaster-Prone Area, Blitar Regency, which were carried out by means of quota sampling. The results showed that there was an increase in nurses' understanding of preparedness in dealing with volcanic eruptions as indicated by a change in the mean score at pretest from 57 to 86 after posttest. Wilcoxon test results showed a value of 0.000 (<0.05). The use of Miniature of Vulcano Disaster Management media is effective in increasing nurse preparedness in dealing with volcanic eruption disasters. Keywords: Disaster, Eruption, Education, Nurse ABSTRAK Erupsi gunung berapi adalah salah satu ancaman bencana di Indonesia. Perawat sebagai bagian terbesar tenaga kesehatan yang berada di daerah mempunyai peran sangat penting saat bencana sebagai lini terdepan dalam pelayanan kesehatan pada korban bencana. Mengidentifikasi efektifitas penggunaan modifikasi Miniature of Vulcano Disaster Management terhadap kesiapsiagaan perawat dalam penanggulangan bencana erupsi gunung. Penelitian ini menggunakan desain Quasi-Experimental Pretest-Posttest. Sample dalam penelitian ini adalah perawat yang berada di Kawasan Rawan Bencana Erupsi Gunung Kelud Kabupaten Blitar sebanyak 25 orang yang dilakukan dengan cara kuota sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman perawat tentang kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana erupsi gunung yang ditunjukkan dengan perubahan rerata skor saat pretest 57 menjadi 86 setelah postest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai 0.000 (< 0,05). Penggunaan media Miniature of Vulcano Disaster Management efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan perawat dalam penanggulangan bencana erupsi gunung berapi. Kata Kunci: Bencana, Erupsi, Edukasi, Perawat
Efektifitas Manajemen SDM Skema Jaring Laba Laba terhadap Kesiapsiagaan Perawat dalam Penanggulangan Bencana Berbasis Contingency Plan
Agus Khoirul Anam;
Andi Hayyun Abiddin;
Arif Mulyadi;
Anggraini Khodijahturrohmah
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/mnj.v5i5.8516
ABSTRACT Volcanic eruption is one of the threats of disaster in Indonesia. Nurses as the largest part of health workers in the region have a very important role during a disaster as the front line in health services for disaster victims. To identify the effectiveness of the use of modification of Miniature of Vulcano Disaster Management on nurse preparedness in disaster management of volcanic eruptions. A Quasi-Experimental Pretest-Posttest design was used in this study. Responden in this study are 25 nurses who were in the Volcanic Eruption-Prone Area of Blitar Regency who were taken by quota sampling method. Data were analyzed using the Wilcoxon test. The results showed that there were differences in preparedness before and after being exposed to HR management education in the spider web scheme in increasing nurse preparedness in contingency plan-based disaster management as evidenced by the Wilcoxon test showing a value of 0.002 (<0.05). Human resource management based on a contingency plan-based spider web scheme is effective in increasing the preparedness of nurses in dealing with volcanic eruptions. Keywords: Management, Disaster, Preparedness, Nurse ABSTRAK Kesiapsiagaan merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui langkah-langkah yang tepat dan berdaya guna untuk menjamin adanya respons yang cepat dan efektif bila terjadi bencana. Perawat yang baik dalam implementasi dan standarisasi kesiapsiagaan bencana sangat diperlukan. Mengidentifikasi efektifitas manajemen SDM skema jaring laba laba terhadap kesiapsiagaan perawat dalam penanggulangan bencana berbasis contingency plan. Penelitian ini menggunakan desain Quasi-Experimental Pretest-Posttest. Sample dalam penelitian ini adalah perawat yang berada di Kawasan Rawan Bencana Erupsi Gunung Berapi Kabupaten Blitar sebanyak 25 orang yang diambil dengan cara kuota sampling. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kesiapsiagaan sebelum dan setelah terpapar pendidikan manajemen SDM skema jaring laba laba dalam meningkatkan kesiapsiagaan perawat dalam penanggulangan bencana berbasis contingency plan yang dibuktikan melalui uji Wilcoxon menunjukkan nilai 0.002 (< 0,05). Manajemen SDM skema jaring laba-laba berbasis contingency plan efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan perawat dalam penanggulangan bencana erupsi gunung berapi. Kata Kunci: Manajemen, Bencana, Kesiapsiagaan, Perawat
First Responder Emergency Training Dan Perilaku Petugas Satuan Pengamanan Dalam Penanganan Korban Kegawatdaruratan
Arif Mulyadi
Jurnal Keperawatan Terapan Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan Terapan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31290/jkt.v(4)i(1)y(2018).page:6-13
Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh first responder emergency training terhadap perilaku yang meliputi pengetahuan, sikap dan keterampilan dari petugas satuan pengamanan dalam penanganan korban kegawatdaruratan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Pre Experimental dengan pendekatan One Group Pretest Posttest Design. Populasi adalah petugas Satpam di Kota Blitar dengan sampel sebanyak 30 responden, dengan teknik quota sampling. Untuk mengidentifikasi adanya pengaruh dilakukan analisis dengan uji Paired Sample T Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa first responder emergency training dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan petugas satuan pengamanan dalam penanganan korban kegawatdaruratan.
GAMBARAN KESIAPSIAGAAN PERAWAT DALAM MENGHADAPI BENCANA DI RUMAH SAKIT
Rachmawati, Dewi;
Mulyadi, Arif
Journal of Borneo Holistic Health Vol 6, No 2 (2023): Journal Of Borneo Holistic Health
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/borticalth.v6i2.4304
Tingginya resiko bencana yang dapat terjadi di ICU baik karena kelalaian diri sendiri maupun dari luar (kondisi alam) oleh karenanya, penting bagi perawat ICU untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana di rumah sakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan tingkat kesiapsiagaan perawat ICU dalam menghadapi bencana di rumah sakit. Desain penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Sampel pada penelitian ini ada 22 responden dengan menggunakan teknik total sampling . Waktu pengumpulan data pada tanggal 4-8 Maret 2023 di ruang ICU RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Intrumen pada penelitian ini menggunakan EPIQ (Emergency Preparadness Information Quisonare) yang terdiri atas 20 item soal mencakup 8 komponen kesiapsiagaan perawat dalam menghadapi bencana. Dengan hasil uji validitas r hitung r tabel . Hasil uji reliabilitas item soal adalah 0.811 (reliabel). Hasil penelitian menunjukan tingkat kesiapsiagaan perawat baik dengan prosentase 77,3% (17 perawat) dan tingkat kesiapsiagaan yang cukup 22,7% (5 perawat). Adanya tingkat kesiapsiagaan yang baik ini didukung oleh faktor usia, lama bekerja, pendidikan dan pelatihan kebencanaan yang telah diikuti. Pelatihan kebencanaan yang diikuti menjadikan perawat siap dalam menghadapi bencana karena dapat meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana. Sedangkan adanya tingkat kesiapsiagaan yang cukup karena perawat masih ragu-ragu dalam mengambil keputusan serta masih adanya beberapa perawat yang belum mengikuti pelatihan kebencanaan.. Adanya hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai pedoman maupun evaluasi bagi instansi terkait dalam meningkatkan kesiapsiagaan perawat ICU dalam menghadapi bencana di rumah sakit.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja Terdidik di Indonesia
Mulyadi, Arif;
Badriah, Lilis Siti;
Arifin, Agus
ISOQUANT : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 8, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24269/iso.v8i1.2635
Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi ketenagakerjaan. Penyerapan tenaga kerja sangat penting untuk memastikan tidak terjadi masalah pengangguran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh investasi luar negeri, investasi dalam negeri, pengeluaran pemerintah, pariwisata, dan industri terhadap penyerapan tenaga kerja terdidik di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data panel yaitu 34 provinsi dengan kurun waktu 2009-2022. Teknik analisis menggunakan regresi data panel. Hasil analisis menunjukkan bahwa investasi luar negeri, investasi dalam negeri, industri berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja terdidik. Sedangkan pengeluaran pemerintah dan pariwisata tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja terdidik di Indonesia.
Family Support and Anxiety Level of High Care Unit Patient
Ariesy, Chrysha Hayu;
Mulyadi, Arif;
Anam, Agus Khoirul
Health Access Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 (February 2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang, Campus III Blitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31290/haj.v2i1.5094
Anxiety is prone to occur in patients in the intensive care unit. One factor that can reduce anxiety is family support. The purpose of this study was to determine the relationship between family support and the anxiety level of HCU patients at RSUD Dr. Soedono, East Java Province. This study used descriptive quantitative research. The population in this study were patients admitted to the HCU room at RSUD Dr. Soedono East Java Province in February 2024. The sample used was 30 patients who were determined using purposive sampling technique. The instrument used was a family support questionnaire modified from the Sitanggang questionnaire (2015), while the anxiety level was measured by HARS. Data were analyzed using the Spearman Rank test. The results showed that out of 30 HCU patients at RSUD Dr. Soedono East Java Province, more than half had high family support, while more than half had mild anxiety levels and no anxiety. There is no significant relationship between family support and anxiety level in HCU patients at RSUD dr.Soedono. The anxiety level of patients in the HCU is not only influenced by family support, there are other factors that can affect it such as length of treatment, experience of being treated, level of knowledge and treatment room environment
Analisis Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Penyusunan Surat Menyurat dan Dampak Terhadap Efisiensi Manajemen Perkantoran
Aprilianti, Anisa;
Ramadhani, Annisha Dita;
Mulyadi, Arif;
Erlangga, Arli;
Dealova, Defia;
Mochamad Whilky Rizkyanfi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 3 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54373/imeij.v6i3.3052
This study aims to analyze the good and correct use of Indonesian in the preparation of correspondence in the office environment and examine its impact on the efficiency of office management. This research uses the library research method by examining various written sources, such as scientific journals, books, and relevant official documents. The analysis was carried out in a qualitative descriptive manner to identify the relationship between the use of language in accordance with the rules and the effectiveness of administrative communication. The results of the study show that the use of Indonesian in accordance with the grammar, spelling, and structure of official letters can improve information clarity, minimize misunderstandings, and speed up communication flows in managerial activities. Management efficiency is achieved through reduced correction time and increased accuracy in message delivery. Therefore, improving employees' language competence through routine training is highly recommended as part of a strategy to improve the quality of office management.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja Terdidik di Indonesia
Mulyadi, Arif;
Badriah, Lilis Siti;
Arifin, Agus
ISOQUANT : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24269/iso.v8i1.2635
Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi ketenagakerjaan. Penyerapan tenaga kerja sangat penting untuk memastikan tidak terjadi masalah pengangguran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh investasi luar negeri, investasi dalam negeri, pengeluaran pemerintah, pariwisata, dan industri terhadap penyerapan tenaga kerja terdidik di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data panel yaitu 34 provinsi dengan kurun waktu 2009-2022. Teknik analisis menggunakan regresi data panel. Hasil analisis menunjukkan bahwa investasi luar negeri, investasi dalam negeri, industri berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja terdidik. Sedangkan pengeluaran pemerintah dan pariwisata tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja terdidik di Indonesia.
Application of Safety Briefing as an Effort to Reduce the Impact of Disasters in Health Care Facilities
Nurlaili, Ana;
Mulyadi, Arif
Health Access Journal Vol. 1 No. 1 (2024): Vol. 1 No. 1 (February 2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang, Campus III Blitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31290/haj.v1i1.4494
Disasters can occur anywhere, including in community health service centers. Disasters in public health service centers can occur due to natural disasters but can also be caused by occupational accidents, due to the failure of occupational safety and health programs, poor physical planning of buildings, and the absence of care and supervision of sources of danger. The aim of this Revew study is to describe the implementation of safety briefing as an effort to reduce the impact of disasters in health care facilities (FASYANKES). Traditional literature review research methods and research design library research. Data were obtained from 5 research journals that have ISSN (International Standard Serial Number) and have a DOI (Digital Objective Identifier) by comparing or looking for similarities in the contents of research journals then discussing them. The results show that safety briefings are more influential in improving patient safety than some general hospital patient safety practices and show that safety briefings achieve beneficial results and can enhance safety culture.