Permasalahan sampah merupakan isu lingkungan yang terus meningkat, terutama pada wilayah dengan aktivitas wisata yang berkembang pesat seperti Desa Seruni Mumbul, Kabupaten Lombok Timur. Rendahnya pemahaman masyarakat tentang pengolahan sampah menyebabkan limbah belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber daya bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian Program BAKTI MESIN 2025 dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular melalui sosialisasi yang mengintegrasikan ceramah interaktif dan media audio-visual. Sosialisasi dilakukan dengan menghadirkan narasumber yang memberikan materi terkait pengolahan limbah organik menjadi kompos, biogas, maggot, serta pemanfaatan limbah plastik menjadi produk bernilai tambah seperti ecobrick dan paving block. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya kenaikan rata-rata nilai dari 44,00 menjadi 90,00, dengan uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi p = 0,000 < 0,05, yang menandakan peningkatan pengetahuan yang signifikan. Capaian keberhasilan program mencapai 90% dan melampaui target awal sebesar 80%. Hasil ini menunjukkan bahwa sosialisasi efektif dalam meningkatkan literasi, kesadaran, dan motivasi masyarakat untuk mengolah sampah secara mandiri dan mengembangkan peluang usaha berbasis limbah. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung penerapan ekonomi sirkular di desa wisata serta membuka peluang pengembangan usaha yang berkelanjutan.