Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Penerapan teknologi tepat guna pada kelompok tani Desa Setanggor, Kabupaten Lombok Tengah Suteja Suteja; Nasmi Herlina Sari; Sujita Sujita; Rudy Sutanto; Ida Bagus Alit; Syarif Hidayatullah; Ahmad Akromul Huda
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39015

Abstract

AbstrakKelompok tani sinar harapan memiliki permasalahan perawatan padi berupa biaya dan waktu semprot padi yang terus meningkat. Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dihasilkan dan diberikan alat semprot kepada kelompok tani sinar harapan di desa Setanggor sebagai upaya untuk meningkatkan dan mempermudah dalam penyemprotan padi oleh para petani. Oleh karena itu, hal ini menjadi isu yang perlu diselesaikan dalam peningkatan hasil pertanian. Mesin alat semprot ini didesain dan dibuat untuk mengatasi permasalahan seperti mempermudah dan mempercepat semprot padi. Selain pembuatan dan serah terima alat semprot, pelatihan pengoperasian, dan perawatan mesin dilakukan secara Bersama-sama dengn masyarakat dan tim pengabdian dalam program ini. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa waktu semprot dan proses semprot pada padi lebih cepat, sehingga mengurangi biaya untuk upah yang dikeluarkan petani. Terlebih lagi, para petani di kelompok tani sinar harapan sudah melewati usaha produktif. Sehingga program ini sangat membantu para petani. Diharapkan program keberlanjutan pada alat yang berbeda lainnya untuk mendukung kemandirian para petani. Kata kunci: alat semprot; kelompok tani sinar harapan; pengabdian kepada masyarakat. Abstract The Sinar Harapan Farmers’ Group faces challenges in rice cultivation, specifically the rising costs and time required for rice spraying. Through this Community Service Program (PKM), a sprayer was developed and provided to the Sinar Harapan Farmers’ Group in Setanggor Village as an effort to improve and streamline rice spraying for farmers. Therefore, this issue must be addressed to increase agricultural yields. This sprayer was designed and built to address issues such as simplifying and speeding up rice spraying. In addition to the construction and handover of the sprayer, training on operation and machine maintenance was conducted jointly with the community and the service team as part of this program. The results of the community service initiative show that the spraying time and process for rice are faster, thereby reducing labor costs for farmers. Furthermore, farmers in the Sinar Harapan farming group have already achieved productive outcomes. Thus, this program is highly beneficial to farmers. It is hoped that sustainable programs involving other types of equipment will be implemented to support farmers’ self-reliance. Keywords: community service; sinar harapan farmers' group; sprayer.
Pemberdayaan Kelompok Tani melalui Pelatihan Mesin Pencetak Briket Berbasis Limbah Pertanian di Desa Sesait Kabupaten Lombok Utara Ahmad Akromul Huda; Rasyid Ridha; Baiq Harly Widayanti; Syarif Hidayatullah; Suteja Suteja
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 8 No. 1 (2026): June Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/x0z23r98

Abstract

Desa Sesait memiliki potensi limbah biomassa yang melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber energi alternatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengolahan limbah biomassa menjadi briket melalui penerapan mesin pencetak briket. Kebaruan kegiatan ini terletak pada integrasi teknologi mesin pencetak briket dengan pemberdayaan berbasis kelompok yang menghasilkan produk energi terukur serta meningkatkan kapasitas masyarakat. Program ini mendukung pengelolaan limbah biomassa berkelanjutan dan penguatan ekonomi desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan teknis, dan evaluasi. Pelatihan melibatkan 30 peserta dari kelompok tani dan pemuda desa dengan materi proses pirolisis, pengolahan arang, pencampuran, pencetakan, dan pengeringan briket. Evaluasi menggunakan pretest dan posttest dianalisis dengan paired sample t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan, dari rata-rata 45,00 menjadi 96,00 (p = 0,000 < 0,05). Uji kualitas briket menunjukkan nilai kalor 4780 cal/gram, kadar air 7,5%, kadar abu 7,6%, dan waktu pembakaran 64,1 menit.
Implementasi mesin pembersih jahe sebagai teknologi tepat guna untuk pengolahan pascapanen pada mitra Yayasan Pondok Pesantren Saadiyah Lombok Tengah Karyanik Karyanik; Suhairin Suhairin; Firzal Arzhi Jiwantara; Ahmad Akromul Huda; Syarif Hidayatullah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v%vi%i.39223

Abstract

AbstrakYayasan Pendidikan Saadiyah di Lombok Tengah merupakan lembaga berbasis pesantren yang mengembangkan usaha produktif pada sektor budidaya jahe . Namun, kegiatan tersebut masih menghadapi kendala pada aspek teknis, khususnya proses pascapanen jahe yang belum efisien sehingga berdampak pada kualitas dan kuantitas produk. Selain itu, limbah jahe berupa batang, daun dan sisa akar jahe belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengoptimalkan penggunaan mesin pembersih jahe sebagai teknologi tepat guna guna meningkatkan efisiensi proses pascapanen, kualitas produk, dan kapasitas mitra. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan demonstrasi langsung penggunaan alat yang melibatkan sekitar 20 peserta.  Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari nilai rata-rata 45,5 menjadi 92,00, dengan hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan. Selain itu, peserta mampu mengoperasikan dan merawat mesin secara mandiri serta memahami peluang usaha berbasis jahe. Pemahaman peserta terhadap pemanfaatan limbah jahe juga meningkat, khususnya dalam pengolahan limbah menjadi pupuk organik. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan efisiensi proses pasca panen, keterampilan teknis, serta kesiapan mitra dalam mengembangkan usaha jahe secara berkelanjutan berbasis agroindustri. Kata kunci: mesin pembersih jahe; teknologi tepat guna; pascapanen; pemberdayaan masyarakat; kewirausahaan pesantren Abstract Saadiyah Education Foundation in Central Lombok is a pesantren-based institution that develops productive enterprises in the ginger cultivation sector. However, these activities still face technical constraints, particularly in the postharvest processing of ginger, which remains inefficient and affects both product quality and quantity. In addition, ginger waste in the form of stems, leaves, and residual roots has not been optimally utilized. This community service activity aims to implement and optimize the use of a ginger cleaning machine as an appropriate technology to improve postharvest efficiency, product quality, and partner capacity. The methods employed include socialization and direct demonstration of the equipment, involving approximately 20 participants. The evaluation was conducted using pretest and posttest methods to measure participants' knowledge improvement. The results showed a significant increase in participants’ knowledge, with the average score rising from 45.5 to 92.00, supported by statistical analysis indicating a significant difference. Furthermore, participants were able to operate and maintain the ginger cleaning machine independently and gained a better understanding of ginger-based business opportunities. Participants’ awareness of ginger waste utilization also improved, particularly in processing waste into organic fertilizer. Overall, this activity had a positive impact on improving postharvest efficiency, technical skills, and the readiness of partners to develop sustainable ginger-based agroindustry. Keywords: ginger washing machine; appropriate technology; postharvest; community empowerment; pesantren entrepreneurship.
The Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Sampah Sebagai Peluang Usaha di Desa Seruni Mumbul, Kabupaten Lombok Timur Ahmad Akromul Huda; Arif Mulyanto; Syarif Hidayatullah; Agustono Setiawan; A’an Nurfajatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 12 No. 1 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah merupakan isu lingkungan yang terus meningkat, terutama pada wilayah dengan aktivitas wisata yang berkembang pesat seperti Desa Seruni Mumbul, Kabupaten Lombok Timur. Rendahnya pemahaman masyarakat tentang pengolahan sampah menyebabkan limbah belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber daya bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian Program BAKTI MESIN 2025 dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular melalui sosialisasi yang mengintegrasikan ceramah interaktif dan media audio-visual. Sosialisasi dilakukan dengan menghadirkan narasumber yang memberikan materi terkait pengolahan limbah organik menjadi kompos, biogas, maggot, serta pemanfaatan limbah plastik menjadi produk bernilai tambah seperti ecobrick dan paving block. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya kenaikan rata-rata nilai dari 44,00 menjadi 90,00, dengan uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi p = 0,000 < 0,05, yang menandakan peningkatan pengetahuan yang signifikan. Capaian keberhasilan program mencapai 90% dan melampaui target awal sebesar 80%. Hasil ini menunjukkan bahwa sosialisasi efektif dalam meningkatkan literasi, kesadaran, dan motivasi masyarakat untuk mengolah sampah secara mandiri dan mengembangkan peluang usaha berbasis limbah. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung penerapan ekonomi sirkular di desa wisata serta membuka peluang pengembangan usaha yang berkelanjutan.
THE USE OF KAPOK SEED AGRICULTURAL WASTE AS A SOURCE OF NATURAL CORROSION INHIBITOR FOR ALUMINUM 6061 Syarif Hidayatullah; Ahmad Akromul Huda; Suteja Suteja
Protech Biosystems Journal Vol 5, No 2 (2025): Protech Biosytem Journal (Desember)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/protech.v5i2.35784

Abstract

Aluminum 6061 is one of the most widely used materials across various industrial sectors due to its good mechanical properties, lightweight nature, and corrosion resistance. However, in acidic environments, aluminum remains susceptible to corrosion, which can reduce its performance and service life. This study utilizes agricultural waste from kapok seeds (Ceiba pentandra) as an environmentally friendly corrosion inhibitor for Aluminum 6061. The extract was obtained through maceration using ethanol as the solvent and was applied in corrosion tests of Aluminum 6061 in 1 M HCl solution. The evaluation was conducted using potentiodynamic polarization (PDP) and electrochemical impedance spectroscopy (EIS) techniques, along with isothermal adsorption analysis to understand the adsorption mechanism of the inhibitor on the metal surface. The results showed that the kapok seed extract significantly increased polarization resistance and reduced the corrosion rate, achieving a maximum inhibition efficiency of 78.77% at an optimal concentration of 3000 ppm. The inhibitor adsorption followed the Freundlich isotherm model, indicating strong binding interactions between the inhibitor molecules and the aluminum surface. Therefore, kapok seed extract has great potential as an environmentally friendly and cost-effective corrosion inhibitor for aluminum-based industries.
IMPROVING ANTIBACTERIAL, THERMAL AND MECHANICAL PROPERTIES OF PVA BIOCOMPOSITES REINFORCED WITH TIMOHO FIBER NANOCELLULOSE Suteja Suteja; Syarif Hidayatullah; Ahmad Akromul Huda
Protech Biosystems Journal Vol 5, No 2 (2025): Protech Biosytem Journal (Desember)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/protech.v5i2.36289

Abstract

Polyvinyl alcohol (PVA) has promising potential as gas purification membrane and bioplastic substitute for conventional materials. PVA material was reinforced with nanocellulose timoho fibers (NCT). Ten grams of NCT, 30 mL of distilled water, and 10 grams of PVA were stirred (500 rpm) at <80 oC on a magnetic stirrer until gel formed, then spread on a Petri dish and dried in an oven at 50 °C for 21 hours. The elongation, tensile strength, and elastic modulus test results of PVA-NCT biocomposites showed increases of 21%, 29.97%, and 31.57%, respectively, compared to PVA biocomposites. This was due to the role of NCT as reinforcing agent and the mobility of PVA when tensile test. SEM morphology showed a fine speckled surface due to clumping. The thermal resistance of biocomposite increased due to the good interfacial bonding between NCT and the PVA matrix, thereby reducing the rate of weight loss. Exothermic reactions occurred in both biocomposites. The PVA biocomposite had a melting temperature of 110.34 °C, and PVA-NCT biocomposite 119.83 °C. The antibacterial activity of the PVA biocomposite has a lower inhibitory power compared to the PVA-NCT biocomposite. These biocomposites can be used for membrane materials and environmentally friendly bioplastics. 
Analisis Struktur Kitosan Cangkang Udang Dengan Studi Kimia Kuantum Dan Simulasi Sebagai Inhibitor Korosi Aluminium 6061 Dalam Larutan Asam Syarif Hidayatullah; Suteja; Ahmad Akromul Huda
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.26613

Abstract

Inhibitor korosi alami dari limbah biomassa telah menarik perhatian karena lebih ramah lingkungan dan berpotensi menggantikan inhibitor sintetis yang bersifat toksik. Namun, kajian mengenai kitosan dari cangkang udang sebagai inhibitor korosi aluminium dalam media HCl masih terbatas, terutama yang menghubungkan hasil eksperimen elektrokimia dengan mekanisme adsorpsi secara komputasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kitosan cangkang udang sebagai inhibitor korosi aluminium dalam media HCl serta menjelaskan mekanisme inhibisinya melalui pendekatan potensiodinamik polarisasi, perhitungan kimia kuantum, dan simulasi Monte Carlo. Pengujian dilakukan pada aluminium dalam larutan HCl tanpa dan dengan penambahan kitosan pada berbagai konsentrasi. Hasil menunjukkan bahwa kitosan mampu menurunkan laju korosi aluminium dengan efisiensi inhibisi maksimum sebesar 88% pada konsentrasi 3000 ppm. Penurunan kerapatan arus korosi mengindikasikan terbentuknya lapisan adsorptif pada permukaan aluminium yang menghambat reaksi anodik dan katodik. Perhitungan kimia kuantum menunjukkan bahwa atom O dan N, gugus hidroksil, dan gugus amina berperan sebagai pusat aktif adsorpsi. Simulasi Monte Carlo mengonfirmasi orientasi adsorpsi yang stabil pada permukaan aluminium. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi pendekatan eksperimen dan komputasi untuk menjelaskan mekanisme inhibisi kitosan dari limbah cangkang udang. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan inhibitor korosi alami, ekonomis, dan ramah lingkungan untuk perlindungan aluminium dalam media asam.
Design of a Melinjo Flaking Machine with Hopper and Semi Automatic Collecting Tray Miftahurrahman Miftahurrahman; Ahmad Akromul Huda; Karyanik Karyanik; Sirajuddin H. Abdullah
Protech Biosystems Journal Vol 4, No 2 (2024): Protech Biosystem Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/protech.v4i2.28533

Abstract

Demand for melinjo chips is high, but the current production method is less efficient in terms of time. The melinjo flattening machine is a new innovation that has the potential to replace the conventional process, thus optimising post-harvest handling. It is expected that the use of this flattening machine can increase work capacity and facilitate the production of quality melinjo flattening products in the future. This study used experimental methodology with a one-factor completely randomised design (CRD) research design. The experiment consisted of three treatments, namely P1, P2, and P3, with amounts of 1000 grams, 2000 grams, and 3000 grams, respectively. Each treatment was repeated three times, resulting in nine experimental units. Observation data were analysed using the BNJ test at the 5% level to determine which treatment had a significant effect on yield. The test results show that the melinjo seed flattener can operate properly. In testing the capacity of the tool shows the greatest working capacity of the machine, P3, which is 28.73 grams/minute.  The processing time test shows that the treatment that produces the most time is P3 of 88 minutes.  In testing the weight of the flattener results show that P3 produces the most with a value of 2516.67 grams. It is necessary to make improvements to the hopper and redesign by calculating the bulk angle of melinjo seeds, so that melinjo seeds can easily go down to the rationing section. In addition, a stirrer is designed for melinjo seeds that are ready to be flaked with the flattening machine so that when roasting with a stirrer, the melinjo seeds that are still hot are immediately put into the hopper so that they can be flattened using the semi-automatic flattening machine.