Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL LAYANAN DAN KEBIJAKAN INKLUSIF BAGI DISABILITAS DALAM SISTEM SATGAS PPK PERGURUAN TINGGI: STUDI KASUS UNIVERSITAS SUMATERA UTARA Hairani Siregar; Narosu Siregar; Meutia Nauly; Suri Mutia Siregar; Muhammad Farhan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan bagi seluruh sivitas akademika, termasuk penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model layanan dan kebijakan inklusif dalam sistem Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) di Universitas Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan dalam tiga tahap dengan melibatkan unsur multidisiplin, organisasi disabilitas, serta mitra nasional dan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum terdapat model layanan terintegrasi yang mengakomodasi kebutuhan penyandang disabilitas secara komprehensif. Hambatan utama meliputi keterbatasan aksesibilitas sistem pelaporan, kurangnya SDM terlatih, serta belum tersedianya SOP khusus layanan disabilitas. Penelitian ini menghasilkan model kebijakan berbasis prinsip non-diskriminasi, aksesibilitas universal, dan pendekatan berbasis korban. Model tersebut mencakup sistem pelaporan inklusif, mekanisme pendampingan terintegrasi, penguatan peran peer support, serta pembentukan unit layanan disabilitas dalam struktur Satgas PPK. Studi ini berkontribusi dalam pengembangan tata kelola kampus inklusif serta menjadi rujukan bagi perguruan tinggi lain dalam membangun sistem layanan yang adil dan responsif terhadap kelompok rentan.
Exploring Tourism Facilities to Enhance Ecotourism in Bukit Lawang Nurlisa Ginting; Firda Ristika; Narosu Siregar
International Journal of Architecture and Urbanism Vol. 10 No. 2 (2026): International Journal of Architecture and Urbanism
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijau.v10i2.27121

Abstract

Ecotourism is a form of tourism that promotes travel in natural settings, which is currently favoured by visitors. This rising interest for ecotourism will only be satisfactory if the destination could provide sufficient tourism facilities. Such facilities enable travellers to access the destination as well as allow them to experience the distinctiveness of a place and appreciate the natural environment. Bukit Lawang is one of the most popular ecotourism destinations in Indonesia. Located at the rainforest in Gunung Leuser National Park, Bukit Lawang offers visitors with hiking trails and opportunity to observe orangutans in their native habitat. This paper aims to identify the elements of tourism supporting facilities in Bukit Lawang. By implementing a mixed method research, this paper adapts ecotourism variables and triangulates data from observation, questionnaires, and interviews. It is found that tourism supporting facilities in Bukit Lawang remain unsatisfactory because they are yet to be properly organised. To improve the condition, the facilities and services in Bukit Lawang need to be adequately structured, arranged, and managed by strengthening the body of the Destination Management Organisation (DMO) thus the objective of ecotourism in Bukit Lawang can be achieved.