Naufelya Panca Pradana
Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Guru BK dalam Mengatasi Penurunan Motivasi Belajar Siswa SMA di Tasikmalaya Syaila Putri Maharani; Naufelya Panca Pradana; Novita Purnamasari; Finuala Nugraha; Haerul Lutfi Abdilah
Jurnal Psikologi dan Konseling Vol. 1 No. 4 (2026): Edisi: Juli-September
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya motivasi belajar siswa SMA di Tasikmalaya yang berdampak pada pencapaian akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Guru BK mengoptimalkan layanan konseling individu dan bimbingan kelompok untuk meningkatkan kesadaran diri, dukungan sosial, serta partisipasi belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya motivasi belajar siswa SMA di Tasikmalaya yang berdampak pada pencapaian akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Guru BK mengoptimalkan layanan konseling individu dan bimbingan kelompok untuk meningkatkan kesadaran diri, dukungan sosial, serta partisipasi belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.