Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran PKN Kelas 4 dalam Perspektif Living Values Education dan Asta Cita Adang Setiawan; Aprilia Nuraeni; Galih Pangestu; Shahira Wanda Vebrianty; Adzkar Fadhlika H; Muhamad Riyadi; Auliya Aenul Hayati
PrimEarly : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Pendidikan, Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/primearly.v9i1.5460

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara praktik pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yang berjalan secara intuitif di sekolah dasar dengan kerangka konseptual yang belum dipahami guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran PKn di kelas 4 SDN Cangkol 2 serta menganalisisnya melalui perspektif Living Values Education (LVE) dan Asta Cita. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Sumber dta perimer yang digunakan guru kelas 4 dan siswa sedangkan sumber sekunder menggunakan beberapa jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan praktik pembelajaran berbasis nilai seperti pembiasaan doa, ikrar, Problem Based Learning, apresiasi, dan budaya 5S, yang secara substansial mencerminkan prinsip eksplorasi, ekspresi, dan penerapan nilai dalam kerangka LVE, meskipun guru belum mengenal konsep tersebut secara formal. Selain itu, berbagai praktik pembentukan karakter yang ditemukan sejalan dengan agenda penguatan sumber daya manusia berkarakter dalam visi Asta Cita. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pemahaman guru terhadap kerangka LVE dan Asta Cita agar praktik pendidikan karakter dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan reflektif.
Local Culture-Based Civics Learning Resources for Elementary School: an Ethnopedagogical Study of Topeng Tumenggung Cirebon Performing Arts Hikmah Aulia Nur Faidah; Malik Fauzi; Ade Subangkit; Iin Wariin Basyari; Auliya Aenul Hayati
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 11 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i11.51524

Abstract

Today's young generation faces great challenges in maintaining cultural identity and building character amid the rapid flow of globalization and technological advancement. Character education through a local culture-based approach is an alternative solution in strengthening the nation's identity. This research focuses on identifying the symbolic meaning and values of local wisdom in the culture of the Tumenggung type Cirebon mask performance art, which can be used as a learning resource for PPKn in elementary schools. The research uses a qualitative approach with interpretive descriptive methods. The research site is the Panji Asmara Art Studio in Bulak Village, Cirebon Regency. Data collection techniques include in-depth interviews, observations, and documentation studies. The main informant is the Cirebon mask artist, a cultural expert. The data analysis technique uses the interactive model of Miles and Huberman, while meaning analysis employs a hermeneutic approach with "thick description" by Geertz. The results of the study show that the performance art of the Tumenggung mask contains values of local wisdom, which include cultural preservation, religious values, character education, and leadership values integrated into elements of movement, accompaniment, costumes, and masks. The conclusion is that the value of local wisdom contained in the performing art of the Tumenggung Cirebon mask can be used as a source of PPKn learning in schools using an ethnopedagogical approach.