I Nengah Dwi Harta Diana
Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Kegiatan Kokurikuler Dalam Penguatan Dimensi Kolaborasi Pada Murid Kelas V SD Negeri 5 Sumerta Denpasar I Nengah Dwi Harta Diana; I Made Arsa Wiguna; Ni Nyoman Suastini
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.7373

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan dimensi kolaborasi pada murid sekolah dasar sebagai bagian dari pengembangan karakter dan keterampilan sosial abad ke-21. Kegiatan kokurikuler dipandang sebagai sarana yang dapat membantu murid mengembangkan kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, berbagi tanggung jawab, serta membangun interaksi sosial melalui pengalaman belajar secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) perencanaan dan pelaksanaan kegiatan kokurikuler dalam penguatan dimensi kolaborasi pada murid sekolah dasar, (2) bentuk-bentuk perilaku kolaboratif yang muncul melalui kegiatan kokurikuler, dan (3) kendala serta upaya guru dalam implementasi kegiatan kokurikuler untuk penguatan dimensi kolaborasi pada murid kelas V di SD Negeri 5 Sumerta Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru dan murid kelas V SD Negeri 5 Sumerta Denpasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kegiatan kokurikuler dilakukan melalui penentuan tujuan dan tema kegiatan, pembagian kelompok dan peran murid, serta penyusunan langkah-langkah kegiatan dan waktu pelaksanaan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pembuatan drama yang melibatkan kerja kelompok dan partisipasi aktif murid. Bentuk perilaku kolaboratif yang muncul meliputi kemampuan bekerja sama, kemampuan berkomunikasi, kemampuan berbagi peran dan tanggung jawab, sikap saling menghargai pendapat, serta kepedulian dan kesediaan membantu teman. Kendala yang dihadapi guru meliputi keterbatasan waktu, perbedaan karakteristik murid, kurangnya partisipasi aktif sebagian murid, serta kesulitan memahami peran dan menghafal dialog. Upaya yang dilakukan guru yaitu memberikan motivasi, membagi peran sesuai kemampuan murid, memberikan bimbingan secara intensif, serta menciptakan suasana belajar yang aktif dan kondusif. Dengan demikian, kegiatan kokurikuler melalui pembuatan drama memberikan kontribusi positif dalam penguatan dimensi kolaborasi pada murid sekolah dasar.