Mahmudi
Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Kurikulum Merdeka Ala Pesantren Dalam Mengembangkan Minat dan Bakat Santri: Studi Kasus di Pondok Pesantren Puncak Darussalam dan Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Pamekasan Mahmudi; Ah. Zakki Fuad; Novi Darmayanti
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Kurikulum Merdeka berbasis nilai-nilai pesantren dalam mengembangkan minat dan bakat santri di Pondok Pesantren Puncak Darussalam dan Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Pamekasan. Kurikulum Merdeka sebagai kebijakan nasional memberikan ruang fleksibilitas yang luas bagi satuan pendidikan untuk berinovasi, namun tantangannya terletak pada bagaimana lembaga pendidikan Islam seperti pesantren mengintegrasikan nilai-nilai khas pesantren seperti tafaqquh fi al-din, kemandirian, dan akhlakul karimah ke dalam kerangka kurikulum nasional tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus komparatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kedua pesantren berhasil mengadaptasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan nuansa kepesantrenan melalui program-program unggulan berbasis minat dan bakat; (2) Pondok Pesantren Puncak Darussalam menekankan pengembangan bakat di bidang seni qiraah, kaligrafi, dan kewirausahaan santri; (3) Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah mengintegrasikan teknologi informasi dan kepemimpinan dalam program pengembangan bakat; dan (4) terdapat hambatan struktural dan kultural yang perlu diatasi dalam implementasi kebijakan ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model “Kurikulum Merdeka Ala Pesantren” merupakan bentuk kearifan lokal institusional yang mampu menjembatani antara standar nasional pendidikan dan identitas khas pesantren.