Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Consumer Acceptance of Local Protein-Based Ready-to-Eat Products Processed with Retort Technology to Support Food Security Wandi Kurniadi; Evi Sofiati
Journal of Food Security and Agroindustry Vol. 4 No. 2 (2026): JUNE
Publisher : PAKIS JOURNAL INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/jfsa.v4i2.1010

Abstract

Ready-to-eat (RTE) food based on local protein can broaden practical food choices and support food security through local resources. This study examined consumer acceptance of a retort-processed RTE prototype made from snakehead fish (Channa striata) and tempeh. The study used an experimental approach with three formulations based on the ratio of snakehead fish to tempeh, namely F1 (80:20), F2 (60:40), and F3 (40:60). Seventy-five semi-trained panelists evaluated color, aroma, texture, taste, and overall acceptance using a five-point hedonic scale. Hedonic data were analyzed using the Friedman test, while Kendall's W was used to describe the effect size. The F2 formulation achieved the highest mean scores for all attributes, including color (3.82), aroma (3.65), texture (3.71), taste (3.94), and overall acceptance (3.78). The Friedman test indicated differences among formulations in aroma, texture, taste, and overall acceptance, while color showed no difference. These findings suggest that a 60:40 ratio of snakehead fish and tempeh provides the most acceptable sensory profile. The practical contribution of this study is the identification of a local protein-based RTE formulation that can be further developed for food diversification. However, F0 value, come-up time, cooling time, packaging size, microbiological safety, shelf life, and production cost still require further assessment before commercial application.
Pengaruh Social Media Marketing dan Perceived Value Terhadap Keputusan Menginap Tamu Pada Hotel New Ayuda Puncak Saula Natalia Devi Permatasari; Wandi Kurniadi
Cakrawala: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2026): Cakrawala: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MULIA BUANA (YPMB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70451/cakrawala.v3i3.848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dampak sosial media marketing serta perceived Value terhadap keputusan menginap tamu di Hotel New Ayuda Puncak. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya penggunaan media sosial untuk keperluan pemasaran dalam sektor perhotelan; namun, keputusan tamu untuk menginap tidak hanya dipengaruhi oleh strategi pemasaran media sosial, tetapi juga oleh pandangan mereka mengenai nilai yang mereka peroleh dari layanan hotel tersebut. Metode penelitian yang diambil adalah kuantitatif dengan fitur deskriptif dan terverifikasi. Populasi yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah para tamu di Hotel New Ayuda Puncak, dengan jumlah sampel sebanyak 96 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner yang memakai skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS dan mencakup uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji parsial (uji-t), dan uji simultan (uji-F). Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa social media marketing berdampak negatif dan signifikan terhadap keputusan untuk menginap, sedangkan perceived value memberikan pengaruh positif dan signifikan. Secara keseluruhan, social media marketing dan perceived value memiliki dampak signifikan terhadap keputusan tamu untuk menginap di Hotel New Ayuda Puncak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perceived value menjadi faktor yang lebih dominan dibandingkan aktivitas social media marketing dalam mempengaruhi keputusan menginap.