Merry Pongdatu
Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Mandala Waluya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aplikasi Headspace dalam Meningkatkan Kualitas Tidur Pasien: Literature Review Delvi Risma; ledies janna aprilia husaema; Ummi Zahra; Malani Melani; Asril Thomas; Sri Dita Yanti; Ria Ramadani; Merry Pongdatu
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1498

Abstract

Gangguan kualitas tidur merupakan masalah kesehatan yang dapat memengaruhi kondisi fisik, psikologis, dan fungsi kognitif pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang berkembang saat ini adalah aplikasi mindfulness digital, seperti Headspace, yang menyediakan meditasi terpandu, latihan pernapasan, relaksasi, dan program tidur. Literature review ini bertujuan menganalisis efektivitas aplikasi Headspace dalam meningkatkan kualitas tidur pasien. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan PRISMA melalui pencarian artikel pada PubMed, Scopus, ScienceDirect, ProQuest, dan Google Scholar tahun 2021–2025. Dari 120 artikel awal, diperoleh 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis secara naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Headspace dan intervensi mindfulness digital berpotensi meningkatkan kualitas tidur, baik secara langsung melalui penurunan gejala insomnia maupun secara tidak langsung melalui penurunan stres, kecemasan, depresi, dan hiperaktivitas kognitif. Dengan demikian, Headspace dapat dipertimbangkan sebagai intervensi nonfarmakologis pendukung dalam praktik keperawatan untuk membantu meningkatkan kualitas tidur pasien.
Penerapan Terapi Modalitas Keperawatan Pada Pasien Depresi Di Rumah Sakit Jiwa : Literature Review St.Tridecyanthi A.U; Zahra Putri Anaway Banowu; Sri Ayu Puti; Jumriah Ningsi; Celsa Celsa; Nurmin H.I Karim; Nurlaeli Nurlaeli; Nur Diana Melamba; Nurlela Nurlela; Zulfikar Zulfikar; Merry Pongdatu
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i2.1750

Abstract

Depresi merupakan salah satu gangguan kesehatan jiwa yang memerlukan penanganan komprehensif untuk mendukung proses pemulihan dan mencegah kekambuhan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah terapi modalitas keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan terapi modalitas keperawatan pada pasien depresi di rumah sakit jiwa melalui kajian literatur. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian literatur dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed menggunakan kata kunci "terapi modalitas", "pasien depresi" "modality therapy" dan “depression patients” pada artikel yang dipublikasikan tahun 2020–2025. Hasil temuan 152 jurnal ilmiah berhasil diidentifikasi, kemudian dilakukan proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga 10 artikel memenuhi syarat dan direview. Artikel yang dianalisis terdiri atas berbagai desain penelitian, meliputi Randomized Controlled Trial (RCT), quasi-experimental, qualitative study, systematic review, integrative rewiew, dan implementation study. Hasil telaah menunjukkan bahwa berbagai terapi modalitas keperawatan, seperti terapi kelompok konstruktif, behavioral activation, terapi mewarnai, konseling psikologis, serta cognitive Behavioral Therapy ( CBT)  berbasis digital mampu menurunkan gejala depresi dan kecemasan, meningkatkan fungsi psikososial, meningkatkan  kualitas hidup, memperbaiki kepatuhan terapi, serta memperkuat interaksi sosial pasien. Dengan demikian, terapi modalitas keperawatan direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang efektif dalam mendukung perawatan pasien depresi di rumah sakit jiwa.