Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi literasi anak usia dini berbasis budaya lokal, spiritualitas, dan digitalisasi pembelajaran di PAUD Nonformal Kabupaten Serang, Banten. Penelitian dilakukan di PAUD Istiqomah dan PAUD Bismillah melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan: kepala PAUD, guru, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan makna praktik pembelajaran anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAUD Istiqomah menonjol dalam pengembangan literasi berbasis budaya melalui pemanfaatan permainan tradisional, cerita rakyat, dan pembelajaran berbahan alam. Sementara itu, PAUD Bismillah mengembangkan literasi spiritual yang terstruktur dan didukung oleh penggunaan media digital sederhana dalam kegiatan pembelajaran. Sintesis temuan mengidentifikasi dua jalur literasi yang saling melengkapi, yaitu cultural-rooted literacy dan spiritual-structured literacy with digital adaptation. Integrasi nilai budaya, spiritual, dan digital tersebut membentuk praktik literasi anak usia dini yang kontekstual dan adaptif terhadap tantangan era digital. Penelitian ini berkontribusi dengan merumuskan model konseptual transformasi literasi anak usia dini berbasis budaya, spiritualitas, dan digitalisasi sebagai kerangka literasi holistik yang relevan bagi pengembangan PAUD nonformal.