Fitri Anjarwati
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Mulawarman

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kesukuan Orang Tua terhadap Kemampuan Berbahasa Daerah pada Anak Usia Dini Indah Salsabila Firdausi; Adharina Dian Pertiwi; Febry Maghfirah; Wilda Isna Kartika; Fitri Anjarwati
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1969

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latar belakang kesukuan orang tua terhadap kemampuan berbahasa daerah Kutai pada anak usia dini. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pretest–posttest pada tiga kelompok anak: dua orang tua Kutai, satu orang tua Kutai, dan non-Kutai. Anak diberikan intervensi berupa video animasi berbasis budaya Kutai, kemudian perkembangan bahasa diukur melalui lima indikator: menyimak, menceritakan kembali, kosakata, keaksaraan, dan pemahaman arti kata. Data yang diperoleh dari observasi kemudian diubah menjadi skor dan dihitung nilai rata-ratanya untuk masing-masing indikator. Analisis dilakukan menggunakan deskriptif kuantitatif, yaitu teknik analisis yang bertujuan menggambarkan hasil penelitian melalui angka-angka dasar seperti rata-rata dan persentase peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan seluruh kelompok mengalami peningkatan setelah intervensi, dengan capaian tertinggi pada kelompok anak dengan dua orang tua Kutai. Media animasi terbukti efektif memperkuat kemampuan bahasa reseptif dan produktif melalui visualisasi, pengulangan kosakata, serta konteks budaya yang familiar. Temuan ini menegaskan bahwa paparan bahasa dalam keluarga berpengaruh signifikan, namun pembelajaran berbasis budaya tetap mampu meningkatkan kemampuan berbahasa bahkan pada anak tanpa latar belakang suku Kutai.
Efektivitas MPLS dalam Menguatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini berbasis Transisi Sekolah Menyenangkan Sarlina Sarlina; Fitri Anjarwati; Malpaleni Satriana; Suci Rohana
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2044

Abstract

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan tahap awal penting dalam membantu anak beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus menstimulasi perkembangan sosial emosional anak. Namun, pelaksanaannya di PAUD masih cenderung berfokus pada pengenalan lingkungan fisik dan belum optimal mengembangkan aspek sosial emosional anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan MPLS serta dampaknya terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 4–5 tahun di TK ABA 3 Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan naratif. Partisipan penelitian meliputi 38 anak usia 4–5 tahun dan 4 guru yang mengajar di kelas A1 dan A2. Data dikumpulkan melalui kegiatan observasi, wawancara semi-terstruktur, serta dokumentasi dengan indikator yang mencakup kemampuan beradaptasi, interaksi sosial, pengendalian emosi, kepercayaan diri, dan kemandirian anak selama kegiatan MPLS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPLS yang dirancang secara terstruktur dan menyenangkan mampu meningkatkan adaptasi, interaksi sosial, kepercayaan diri, serta kestabilan emosi anak dan mengurangi kecemasan pada awal masuk sekolah. Oleh karena itu, MPLS perlu diposisikan sebagai strategi pedagogis dalam memperkuat perkembangan sosial emosional anak usia dini.
Penerapan Panggung Boneka dalam Menstimulasi Kemampuan Percaya Diri Anak Usia 4-6 Tahun Nayla Aura Alifia; Fitri Anjarwati; Malpaleni Satriana; Noor Chairani
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2054

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media panggung boneka dalam menstimulasi kepercayaan diri anak usia 4–6 tahun di TK Negeri 04 Tenggarong. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2025 menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah 15 anak kelompok B, dengan wali kelas TK B sebagai informan utama. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga teknik, yaitu observasi partisipatif untuk mengamati perilaku anak secara langsung, wawancara mendalam dengan guru guna menggali persepsi dan pengalaman selama pembelajaran, serta dokumentasi sebagai data pendukung. Data kemudian dianalisis melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media panggung boneka efektif menstimulasi lima aspek kepercayaan diri anak, yakni ekspresi diri, partisipasi aktif, inisiatif, kemampuan mengatasi rasa takut atau malu, dan interaksi sosial. Sebanyak 12 dari 15 anak mencapai perkembangan kepercayaan diri pada kategori sesuai harapan hingga sangat baik. Dengan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, media panggung boneka terbukti menjadi alternatif pembelajaran inovatif yang relevan untuk anak usia dini, termasuk anak berkebutuhan khusus dalam setting pendidikan inklusif.