Redi Awal Maulana
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Metode Discovery Learning untuk Mengembangkan Kemampuan Berhitung Permulaan pada Anak Usia 5-6 Tahun Ropiatul Adawiyah; Elnawati Elnawati; Redi Awal Maulana
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2009

Abstract

Kemampuan berhitung permulaan merupakan salah satu aspek kognitif fundamental yang perlu dikembangkan pada anak usia dini, khususnya pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan kemampuan berhitung permulaan anak usia 5-6 tahun di KB Al- Mufti Kecamatan Sidangbarang Kabupaten Cianjur. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 13 anak. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berhitung permulaan anak dengan menggunakan metode discovery learning dan telah mencapai indikator keberhasilan yaitu lebih dari 80%.  Artinya metode discovery learning sangat efektif untuk mengembangkan kemampuan berhitung permulaan pada anak usia 5-6 tahun di KB Al-Mufti. Penerapan metode discovery learning dalam berhitung permulaan memberi kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi sendiri, aktif dan menyenangkan. Dengan demikian, penelitian berhasil menjawab tujuan dan rumusan masalah bahwa metode discovery leaning dapat mengembangkan kemampuan berhitung permulaan anak usia 5-6 tahun.
Persepsi Guru PAUD terhadap Pembelajaran Mendalam untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Anak Redi Awal Maulana; Elnawati Elnawati; Malika Putri Septiyani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i1.7719

Abstract

Kemampuan berfikir kritis merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, namun pada konteks indonesia kemampuan ini masih relatif rendah. Pendekatan Pembelajaran mendalam dipandang sebagai alternatif yang relevan untuk meningkatkan kualitas proses belajar anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi guru PAUD terhadap penerapan pembelajaran mendalam dalam mengembangkan kemampuan berfikir kritis pada anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologis melalui wawancara mendalam dengan analisis data berbasis IPA (Interpretative Phenomenological Analysis). Hasil penelitian menunjukan bahwa guru menilai pembelajaran mendalam mampu mendorong eksplorasi, pemaknaan dan keterlibatan aktif anak. Tetapi implementasinya masih terkendala oleh pemahaman konsep yang terbatas, kebiasaan pembelajaran yang bersifat rutin, serta minimnya dukungan pelatihan. Penelitian ini memberikan implikasi langsung bagi praktik PAUD, antara lain sebagai dasar pengembangan pelatihan guru mengenai statergi pembelajaran mendalam , perancangan aktivitas yang menstimulasi berfikir kritis dan penguatan budaya refleksi dalam pembelajaran. Selain itu temuan ini dapat digunakan oleh pengambil kebijkan dan lembaga pendidikan untuk merancang dan kurikulum serta program pendampingan yang lebih responsif terhadap kebutuhan pembelajaran abad ke-21.