Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

CERDASBELAJAR : MEDIA PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR BERBASIS ANDROID UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN DARING Asril Adi Sunarto; Elnawati Elnawati
JURNAL TEKNIK INFORMATIKA Vol 14, No 2 (2021): JURNAL TEKNIK INFORMATIKA
Publisher : Department of Informatics, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jti.v14i2.23835

Abstract

Covid19 pandemic is forcing the world to adapt to a new life. One of the impacts is the educational world. Distance learning from home or online learning is indeed one of the learning solutions with this Covid-19 condition. Problems arise when not all students and teachers can carry out learning at home optimally. Various obstacles faced such as mobile phones, internet access, learning media, interesting learning material content, and others. Teachers realize that audio-visual content is indeed more attached and easier for students to digest when delivering a material. So what is happening at this time both from the side of students and teachers becomes a dilemma. Therefore, we need a way so that what students and teachers complain about having internet access and learning media problems can be resolved, one of which is by developing learning applications along with educational content for elementary school students based on audio-visuals to support learning both outside the network (offline). as well as in the network (online). We call the application the CerdasBelajar application. As a result, the CerdasBelajar application has been published on Google Playstore and stored as many as 34 learning videos, material discussion, practice questions, and arithmetic gamers and can be installed for free.
Rekayasa Perangkat Lunak Aplikasi Pembelajaran Beserta Konten Pendidikan Untuk Sekolah Dasar Berbasis Audio Visual Untuk Mendukung Pembelajaran Daring Asril Adi Sunarto; Elnawati Elnawati
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 8, No 2 (2022): May 2022
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.8.2.1075-1084.2022

Abstract

Pentingnya pendidikan yang didapatkan untuk anak-anak Indonesia agar dapat terampil,kreatif, dan berbudi pekerti yang luhur sesuai dengan amanat UU No 20 Tahun 2003Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sayangnya para pendidik selama dua tahun initerkendala karena pandemic Covid19 yang melanda dunia mengakibatkan proses belajarmengajar menjadi terganggu. Oleh karena itu salah satu solusi keadaan tersebutmemanfaatkan teknologi informasi seperti aplikasi belajar daring (elearning) dalamproses belajar mengajar. Sayangnya aplikasi belajar daring tersebut mengandalkan aksesinternet dalam interaksi pembelajarannya. Hal ini menjadi masalah besar terutama bagipara siswa, dan guru sekolah dasar yang terkedala pada jaringan internet dan kuotainternet. Penelitian ini bertujuan untuk merekayasa perangkat lunak berbasis Android danweb agar aplikasi pembelajaran terutama video pembelajaran dapat diakses meski tidakmemiliki akses internet. Hasilnya, aplikasi pembelajaran yang berbasis Android bernamaCerdasBelajar berhasil dibuat yang dapat berjalan dalam keadaan daring maupun luringdan juga dapat menggunakan website cerdasbelajar.id untuk mendapatkan kualitas videoyang lebih tinggi. Sebanyak 34 video pembelajaran dapat digunakan dalam mode luring,dan 96 video pembelajaran dalam mode daring, selain itu juga terdapat pembahasanmateri, latihan soal, dan game aritmatika.
PENGEMBANGAN APLIKASI KOPI D’LIMA UNTUK PEMBELAJARAN MERDEKA Astri Sutisnawati; Hamidah Suryani Lukman; Elnawati
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3268

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi KOPI D’LIMA (Konten Pendidikan Inovatif berbasis digital, literasi dan numerasi) yang merupakan aplikasi berbasis android untuk pembelajaran diferensiasi pada kurikulum merdeka. Aplikasi ini dikembangkan dengan pendekatan pembelajaran diferensiasi pada kurikulum merdeka yang diharapkan mampu menjembatani guru dan siswa dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode pengembangan (Research and Development)  dengan menggunakan pendekataan ADDIE yaitu analysis, design, development, implementation dan evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru-guru Sekolah Dasar di kota dan kabupaten Sukabumi yang melaksanakan pembelajaran kurikulum merdeka di kelas sesuai dengan fasenya. Hasil penelitian ini baru sampai pada tahap Development (Pengembangan). Pada Pendekatan tahapan ADDIE yang pertama yaitu menghasilkan analisis kebuthan guru dan siswa akan adanya media pembelajaran berbasis aplikasi yang efektif dan efisien sehingga guru dan siswa dapat melaksanakan pembelajaran merdeka terutama di sekolah dasar. Tahap kedua merupakan tahap desain dengan membuat flowchart,stodyboard dan layout dari aplikasi yang akan dikembangkan. Tahap ketiga dalam penelitian ini adalah development yaitu pengembangan aplikasi menggunakan android studio berdasarkan desain yang telah dibuat dalam peencanaan. Saat ini, penelitian dilaksanakan baru pada tahap pengembangan, untuk tahapan selanjutnya segera dilaksanakan implementasi dan evaluasi untuk memastikan produk yang dibuat layak untuk digunakan.
MODUL AJAR MATEMATIKA SD BERDASARKAN PERSPEKTIF TPACK-21 Hamidah Suryani Lukman; Astri Sutisnawati; Elnawati Elnawati
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1012.366 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i4.6235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesesuaian dan validitas konten dari lima buah modul ajar pembelajaran Matematika SD Fase C pada Kurikulum Merdeka yang dilengkapi dengan video pembelajaran animasi berdasarkan perspektif indikator TPACK-21. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development yang dibatasi sampai langkah ADD (Analysis, Design, and Development) dan validasi tim ahli. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi konten menggunakan indikator TPACK-21. Data yang dihasilkan selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa modul ajar matematika yang dilengkapi dengan video pembelajaran animasi memenuhi kriteria Pedagogical Knowledge 21 (PK-21) sebesar 91,6%, Technological Knowledge 21 (TK-21) sebesar 90%, Content Knowledge 21 (CK-21) sebesar 90%, kriteria Pedagogical Content Knowledge 21 (PCK-21) terpenuhi 91,6%, kriteria Technological and Pedagogical Knowledge 21 (TPK-21) memenuhi 91,6%, kriteria Technological and Content Knowledge 21 (TCK-21) terpenuhi 93,4%, dan kriteria Technological Pedagogical Content Knowledge 21 (TPACK-21) terpenuhi 90%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan, kelima modul ajar matematika yang dilengkapi dengan video pembelajaran animasi sudah memenuhi kesesuaian kriteria pada seluruh aspek TPACK-21 sebesar 91,2%, tergolong sangat valid, dan layak digunakan dalam pembelajaran. This study aims to analyze the level of conformity and content validity of five teaching modules for Elementary School Mathematics Learning Phase C in the Merdeka Curriculum which is equipped with animated learning videos based on the perspective of the TPACK-21 indicator. The research uses Research and Development which is limited to the ADD (Analysis, Design, and Development) step and validation by a team of experts. The instrument used is a content validation sheet using the TPACK-21 indicator. The resulting data were then analyzed descriptively. The results showed that the teaching modules equipped with animated learning videos met the criteria for Pedagogical Knowledge 21 (PK-21) of 91.6%, criteria for Technological Knowledge 21 (TK-21) were met by 90%, criteria for Content Knowledge 21 (CK-21) ) met 90%, Pedagogical Content Knowledge 21 (PCK-21) criteria met 91.6%, Technological and Pedagogical Knowledge 21 (TPK-21) criteria met 91.6%, Technological and Content knowledge 21 (TCK-21) criteria met 93.4%, and the criteria for Technological Pedagogical Content Knowledge 21 (TPACK-21) were met 90%. Thus, it can be concluded that overall, the five mathematics teaching modules equipped with animated learning videos have met the suitability of criteria for all aspects of TPACK-21 of 91.2%, classified as very valid, and suitable for use in learning.
EFEKTIVITAS PEMBIASAAN DISIPLIN UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK USIA 4-6 TAHUN Lusiyana Farida Lusi; Elnawati Elnawati; Asep Munajat
Early Childhood: Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2022): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Univ Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/earlychildhood.v6i2.2334

Abstract

Karena disiplin merupakan upaya menanamkan nilai-nilai kebaikan, itu merupakan pembentukan jiwa yang tidak datang secara alamiah. Metode pembiasaan adalah metode pembelajaran yang membiasakan anak atau siswa dengan suatu kegiatan diperlukan untuk disiplin menjadi efektif. Disiplin dapat menumbuhkan sikap yang lebih dewasa dan pada akhirnya menjadi lebih dewasa, anak mampu mengendalikan diri, serta memecahkan dan menghadapi masalah hidup yang merupakan indikator peningkatan kecerdasan interpersonal. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui karakter disiplin yang ada di RA Assukandariyah dan juga untuk mengetahui efektivitas disiplin terhadap kecerdasan interpersonal anak di RA Assukandariyah . Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Istilah "penelitian kuantitatif" mengacu pada metode melakukan penelitian yang menggunakan data numerik yang dapat dianalisis menggunakan rumus statistik untuk menemukan fakta tertentu—dalam hal ini, "Efektivitas Pembiasaan Disiplin untuk Meningkatkan Kecerdasan Interpersonal Anak Usia 4-6 Tahun di Lembaga RA Assukandariyah Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi. Hasil temuan dalam penelitian ini ialah pada saat dilakukan tes pemahaman dengan pembiasaan disiplin, diketahui bahwa 48 dari 69 anak yang diteliti memiliki tingkat kecerdasan interpersonal sedang (69,6%), dan 21 anak memiliki tingkat kecerdasan interpersonal rendah. (30,4%).Kemudian tingkat kecerdasan interpersonal anak meningkat menjadi sebanyak 55 anak yang termasuk dalam kategori tingkat tinggi (20,3%) dan 14 anak yang termasuk dalam kategori dengan tingkat kecerdasan interpersonal pada anak sangat tinggi ( 79,7%) setelah anak diberikan pemahaman dengan pembiasaan kedisiplinan dan tes ulang.
METODE BERMAIN PERAN DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN INTERPESONAL ANAK USIA 4-5 Lina Repronika; Elnawati Elnawati; Asep Munajat
Early Childhood: Jurnal Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2022): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Univ Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/earlychildhood.v6i2.2341

Abstract

Anak dapat belajar tentang dan berinteraksi dengan lingkungannya melalui bermain untuk memenuhi kebutuhan perkembangannya, tumbuh, dan belajar bagaimana memaksimalkan kinerja tugas perkembangan dan pertumbuhan, termasuk perkembangan kognitif (intelektual), fisik dan motorik, emosional, dan sosial.Bermain juga dapat memberikan kesempatan kepada anak untuk bergerak,selain itu, anak juga dapat bergaul dengan semua lingkungan sosialnya karena pada dasarnya dunia anak adalah dunia permainan.Anak-anak belajar bagaimana rasanya bekerja sama untuk membuat keputusan melalui peran dan itu juga dapat mengajari mereka bagaimana memulai perasaan. Metode bermain peran sering digunakan untuk mengajarkan pemikiran kritis dan bagaimana menjadi mampu, dan juga dapat membantu anak-anak belajar tentang perilaku manusia.Dalam penelitian yang menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan datanya berupa angket atau kuisioner, dimana yang menjadi variabel X adalah metode bermain peran sedangkan vaiabel Y adalah kecerdasan interpersonal yang bertujuan untuk dapat mengetahui seberapa berpengaruhnya metode bermain peran bagi pengembangan kecerdasan Interpersonal anak usia 4-5tahun di RA Banu Ahyan ini,yang mana sebelum dilakukan test keterampilan interpersonal anak masih rendah kemudian setelah dilakukan test keterampilan interpersonal anak menjadi tinggi,bahkan pada beberapa anak berada pada tingkat yang sangat tinggi.
PERAN KEHARMONISAN KELUARGA TERHADAP PRESTASI ANAK USIA DINI DI RA NUURUSSHIBYAN KABUPATEN SUKABUMI Neni Sumarni; Elnawati Elnawati; Asep Munajat
PELANGI: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v5i2.1742

Abstract

Keluarga merupakan lembaga pendidikan yang paling utama bagi anak-anak dalam mendapatkan pengetahuan,bimbingan dan kasih sayang juga perlindungan yang akan memberikan kekuatan bagi perkembangan diri anak tersebut. Oleh karena itu membangun suasana kekeluargaan harus harmonis antar sesama anggota keluarga,baik ayah terhadap ibu dan anak,bagitupun ibu kepada ayah dan anak,bahkan anak terhadap orangtua.Keluarga adalah lembaga yang mendasari kehidupan seorang anak, karena keluarga memilikinya waktu dibandingkan dengan lembaga pendidikan lainnya diluar . Jadi, tidak bisa dipungkiri keluarga juga merupakan lembaga pendidikan yang pertama dan yang paling utama yang dapat meningkatkan prestasi pendidikan anak sejak dini.Penelitian dengan menggunakan pendekatan study kasus diaman dalam penelitian ini menggunakan metode yang bersifat komprehensif, intens, rinci dan mendalam serta lebih diarahkan dalam upaya menelaah masalah ataupun fenomena yang bersifat kontemporer, dan terkini dimana pada penelitian ini fenomena pengaruh keharmonisan keluarga menjadi pokok utama penelitian yang berpengaruh terhadap prestasi anak usia dini di RA Nuurusshibyan Kabupaten Sukabumi,hasil dokumentasi menunjukkan bahwa dalam keluarga yang memiliki perhatian dan kasih sayang terhadap anggota keluarga menjadikan anak tersebut lebih aktif dalam kegiatan yang baik di sekolah dan memiliki rasa kasih sayang terhadap teman,juga tolong menolong yang tinggi kepada sesama.
KOMPETENSI SOSIAL KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DI TK BUNGA WINAYA KECAMATAN CIRACAP KABUPATEN SUKABUMI: (STUDI KASUS DI TK BUNGA WINAYA) Evi Depriyani; Elnawati Elnawati; Asep Munajat
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol. 1 No. 10 (2023): Desember
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The success of a nation's development is largely determined by its education system. The educational process is carried out mainly by schools. In most cases, the learning process is the first step. Success is largely determined by a person's level of emotional intelligence. Individual success in life is not influenced by intellectual quotient (IQ). The aim of this research is first, to find out how the principal's implementation of social competence affects teacher performance. Second, to find out how the performance of teachers at Bunga Winaya Kindergarten, Ciracap District, Sukabumi Regency. This research uses a qualitative method with a case study research design. The results of the research show that the implementation of the kindergarten principal's social competence affects teacher performance. Act as a leader who has a clear vision and mission and has a good personality and is able to influence or encourage teachers to improve their abilities. Act as a manager who manages all kindergarten programs and their sustainability. Receiving support from various parties, especially from the Foundation, teachers and parents as well as a conducive environment.
Pengembangan Modul Ajar Baju Daerah Sunda untuk Siswa di RA As Sunnah Kota Sukabumi Siti Hilma Malihah; Elnawati Elnawati; Alfian Ash-Shidiqi Poppariyana
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 10 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/seling.v10i1.2142

Abstract

Dewasa ini pengembangan adalah suatu proses merencanakan pembelajaran secara logis, dan sistematis dalam rangka untuk menetapkan segala sesuatu yang akan dilaksanakan dalam proses kegiatan belajar dengan memperhatikan potensi dan kompetensi peserta didik. Modul ajar kerap menjadi bahan perbincangan guru di sekolah seluruh jenjang, baik tingkat dasar, menengah dan atas. Pada dasarnya modul ajar merupakan materi pembelajaran yang disusun secara ekstensif dan sistematis dengan acuan prinsip pembelajaran yang diterapkan guru kepada siswa pada kurikulum terbaru yaitu Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan atau yang biasa disebut sebagai Kurikulum Merdeka. Modul ajar merupakan dokumen yang berisi tujuan, langkah, dan media pembelajaran, serta asesmen yang dibutuhkan dalam satu topik berdasarkan alur tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan modul ajar baju daerah sunda untuk siswa di RA As-Sunnah Kota Sukabumi. Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) atau penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate). Pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu lembar observasi dan studi dokumentasi. Hasil dari peneltian ini berupa produk Modul Ajar Baju Daerah Sunda yang bisa diimplementasikan di sekolah Pendidikan Anak Usia Dini. Hasil uji lapangan menunjukan dapat modul yang telah dibuat dapat menjadikan pembelajaran efektif dalam pengenalan baju daerah.
PENGEMBANGAN APLIKASI KOPI D’LIMA UNTUK PEMBELAJARAN MERDEKA Astri Sutisnawati; Hamidah Suryani Lukman; Elnawati
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 8 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v8i4.3268

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi KOPI D’LIMA (Konten Pendidikan Inovatif berbasis digital, literasi dan numerasi) yang merupakan aplikasi berbasis android untuk pembelajaran diferensiasi pada kurikulum merdeka. Aplikasi ini dikembangkan dengan pendekatan pembelajaran diferensiasi pada kurikulum merdeka yang diharapkan mampu menjembatani guru dan siswa dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode pengembangan (Research and Development)  dengan menggunakan pendekataan ADDIE yaitu analysis, design, development, implementation dan evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru-guru Sekolah Dasar di kota dan kabupaten Sukabumi yang melaksanakan pembelajaran kurikulum merdeka di kelas sesuai dengan fasenya. Hasil penelitian ini baru sampai pada tahap Development (Pengembangan). Pada Pendekatan tahapan ADDIE yang pertama yaitu menghasilkan analisis kebuthan guru dan siswa akan adanya media pembelajaran berbasis aplikasi yang efektif dan efisien sehingga guru dan siswa dapat melaksanakan pembelajaran merdeka terutama di sekolah dasar. Tahap kedua merupakan tahap desain dengan membuat flowchart,stodyboard dan layout dari aplikasi yang akan dikembangkan. Tahap ketiga dalam penelitian ini adalah development yaitu pengembangan aplikasi menggunakan android studio berdasarkan desain yang telah dibuat dalam peencanaan. Saat ini, penelitian dilaksanakan baru pada tahap pengembangan, untuk tahapan selanjutnya segera dilaksanakan implementasi dan evaluasi untuk memastikan produk yang dibuat layak untuk digunakan.