Miftakhul Jannah
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Media Sandpaper Letter untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun Mauly Siti Jenar; Miftakhul Jannah; Ruqoyyah Fitri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode sandpaper letters dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia 5–6 tahun melalui pendekatan studi literatur. Sandpaper letters merupakan media pembelajaran berbasis multisensori yang memungkinkan anak meraba bentuk huruf bertekstur kasar, sehingga membantu dalam mengidentifikasi, mengingat, dan memahami simbol huruf secara lebih konkret. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah, seperti jurnal dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan penggunaan media sandpaper letters. Hasil analisis menunjukkan bahwa media ini efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak, karena melibatkan lebih dari satu indera, yaitu penglihatan dan peraba, sehingga mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal. Selain itu, penggunaan media ini juga dapat meningkatkan minat belajar dan konsentrasi anak selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, metode sandpaper letters memiliki potensi besar untuk diterapkan dalam pembelajaran anak usia dini sebagai salah satu strategi yang efektif dalam mengembangkan kemampuan literasi awal, khususnya dalam mengenal huruf.
Perkembangan Berpikir Simbolik Anak Usia Dini melalui Permainan Congklak dalam Pembelajaran Numerasi Awal Choirun Nisa' Salsabila; Ruqoyya Fitri; Miftakhul Jannah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2250

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan bahwa sebagian anak usia 5–6 tahun mampu menyebut urutan bilangan, tetapi masih mengalami kesulitan menghubungkan lambang angka dengan kuantitas, membandingkan jumlah, serta memahami operasi hitung sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan berpikir simbolik anak melalui permainan congklak dalam pembelajaran numerasi awal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan partisipan 15 anak usia 5–6 tahun, satu guru kelas, dan satu guru pendamping. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa congklak berperan sebagai jembatan dari pengalaman konkret menuju pemahaman simbol angka melalui proses symbolic mapping. Perkembangan anak terlihat pada kemampuan mengenali lambang bilangan 1–15, menghubungkan simbol dengan kuantitas, membandingkan jumlah, serta melakukan penjumlahan dan pengurangan sederhana melalui manipulasi biji congklak. Temuan ini menunjukkan bahwa permainan tradisional tidak hanya menjadi media berhitung, tetapi juga konteks pembelajaran yang mendukung perkembangan berpikir simbolik dan numerasi awal anak usia dini secara bermakna.