Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan E-Modul Pendekatan Humanistik dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Denni Saming; Abdul Saman; Kartini Marzuki; Herlina Herlina; Salma Samputri
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8732

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya bahan ajar digital yang mampu mendukung pembelajaran humanistik pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui analisis kebutuhan pengembangan E-Modul Pendekatan Humanistik dalam pembelajaran anak usia dini di TK Pertiwi Bontonompo, (2) mengetahui proses pengembangan E-Modul Pendekatan Humanistik, dan (3) mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan produk yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 4D yang meliputi define, design, develop, dan disseminate. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Populasi penelitian adalah guru dan anak didik di TK Pertiwi Bontonompo, dengan sampel terdiri atas 4 guru dan 10 anak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul Pendekatan Humanistik sangat dibutuhkan guru karena membantu menciptakan pembelajaran yang berpusat pada anak, aman, nyaman, dan mendukung perkembangan sosial emosional anak usia dini. Produk yang dikembangkan berupa e-modul dan panduan penggunaan pembelajaran humanistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk berada pada kategori valid, sangat praktis, dan sangat efektif. Selain itu, hasil analisis data anak menunjukkan bahwa H₁ diterima dan H₀ ditolak, sehingga terdapat pengaruh penggunaan E-Modul Pendekatan Humanistik terhadap peningkatan kualitas pembelajaran anak usia dini. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul dapat menjadi bahan ajar digital inovatif untuk mendukung pembelajaran yang lebih humanis dan interaktif pada pendidikan anak usia dini.
Systematic Literature Review: Aktivitas Menganyam Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Juliana Selvi; Ummul Mu’minin; Denni Saming; Siti Nurhidayah Ilyas; Herlina Herlina
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v9i1.4798

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan anak usia dini karena berperan dalam mendukung kesiapan belajar, kemandirian, dan perkembangan kognitif anak. Salah satu kegiatan yang diyakini mampu menstimulasi kemampuan tersebut adalah menganyam. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah mengenai pengaruh kegiatan menganyam terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA), meliputi tahapan identification, screening, eligibility, dan included. Pencarian literatur dilakukan pada basis data Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan fine motor skills, weaving activity, early childhood, dan motor development dengan rentang publikasi tahun 2018–2025. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 15 artikel yang dianalisis secara kualitatif melalui sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan menganyam secara konsisten memberikan dampak positif terhadap perkembangan motorik halus anak, terutama dalam meningkatkan koordinasi mata–tangan, koordinasi tangan–jari, ketepatan manipulasi objek, genggaman presisi, dan kontrol gerak halus. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa peningkatan motorik halus berkontribusi terhadap perkembangan fungsi eksekutif, konsentrasi, dan kesiapan akademik anak. Meskipun demikian, penelitian internasional yang secara khusus mengkaji kegiatan menganyam masih relatif terbatas dan lebih banyak menggunakan aktivitas manipulatif sejenis sebagai bentuk stimulasi motorik halus. Oleh karena itu, penelitian eksperimental dengan desain yang lebih kuat masih diperlukan untuk memperkaya bukti empiris. Secara keseluruhan, kegiatan menganyam direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif, kontekstual, dan menyenangkan untuk mengoptimalkan perkembangan motorik halus anak usia dini.