Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Buku Monitoring Kolaborasi Guru-Orang Tua untuk  Meningkatkan Kemampuan Pra-Membaca Anak Usia Dini Ummul Mu’minin; Suardi Suardi; Herman Herman; Herlina Herlina; Usman Bafadal
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8733

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan kemampuan pra-membaca anak usia dini. Selama ini, proses pemantauan perkembangan literasi anak masih belum terorganisir secara sistematis sehingga diperlukan media monitoring yang dapat membantu guru dan orang tua bekerja sama secara berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) yang bertujuan untuk: (1) mengetahui analisis kebutuhan pengembangan BU UMMUL sebagai sarana kolaborasi guru–orang tua dalam meningkatkan kemampuan pra-membaca anak usia dini, (2) mengetahui rancangan pengembangan BU UMMUL dalam meningkatkan kemampuan pra-membaca anak usia dini, dan (3) mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan pengembangan BU UMMUL sebagai sarana kolaborasi guru–orang tua dalam meningkatkan kemampuan pra-membaca anak usia dini. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yang meliputi define, design, develop, dan disseminate. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan angket. Populasi penelitian adalah guru dan anak didik pada lembaga pendidikan anak usia dini, dengan sampel terdiri atas 4 orang guru dan 10 orang anak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengembangan BU UMMUL sebagai sarana kolaborasi guru–orang tua sangat dibutuhkan karena proses pemantauan perkembangan literasi anak sebelumnya belum terorganisir secara sistematis, (2) rancangan pengembangan BU UMMUL didesain dalam bentuk buku monitoring cetak yang mencakup indikator kemampuan pra-membaca, panduan kegiatan rumah, serta tabel kontrol harian, dan (3) tingkat kevalidan BU UMMUL diperoleh pada kategori sangat valid, tingkat kepraktisan berada pada kategori sangat praktis berdasarkan respons guru, sedangkan hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan pra-membaca anak. Dengan demikian, terdapat pengaruh penggunaan BU UMMUL terhadap kemampuan pra-membaca anak usia dini. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa BU UMMUL dapat digunakan sebagai media monitoring dan kolaborasi yang inovatif untuk memperkuat komunikasi antara guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan literasi awal anak usia dini.
Systematic Literature Review: Aktivitas Menganyam Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Juliana Selvi; Ummul Mu’minin; Denni Saming; Siti Nurhidayah Ilyas; Herlina Herlina
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v9i1.4798

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan anak usia dini karena berperan dalam mendukung kesiapan belajar, kemandirian, dan perkembangan kognitif anak. Salah satu kegiatan yang diyakini mampu menstimulasi kemampuan tersebut adalah menganyam. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah mengenai pengaruh kegiatan menganyam terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA), meliputi tahapan identification, screening, eligibility, dan included. Pencarian literatur dilakukan pada basis data Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan fine motor skills, weaving activity, early childhood, dan motor development dengan rentang publikasi tahun 2018–2025. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 15 artikel yang dianalisis secara kualitatif melalui sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan menganyam secara konsisten memberikan dampak positif terhadap perkembangan motorik halus anak, terutama dalam meningkatkan koordinasi mata–tangan, koordinasi tangan–jari, ketepatan manipulasi objek, genggaman presisi, dan kontrol gerak halus. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa peningkatan motorik halus berkontribusi terhadap perkembangan fungsi eksekutif, konsentrasi, dan kesiapan akademik anak. Meskipun demikian, penelitian internasional yang secara khusus mengkaji kegiatan menganyam masih relatif terbatas dan lebih banyak menggunakan aktivitas manipulatif sejenis sebagai bentuk stimulasi motorik halus. Oleh karena itu, penelitian eksperimental dengan desain yang lebih kuat masih diperlukan untuk memperkaya bukti empiris. Secara keseluruhan, kegiatan menganyam direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif, kontekstual, dan menyenangkan untuk mengoptimalkan perkembangan motorik halus anak usia dini.