Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Geometric Pellet Toys Terhadap Perkembangan Kognitif pada Anak Usia Dini Kelompok B Angelia Rolavita; Lidia Gustiana Dewi; Intan Ria Juwita; Salsabila Salsabila; Evi Selva Nirwana
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 2 (2026): August: Women and Children Welfare in Indonesian Context (IN PRESS)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i2.952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media geometric pellet toys terhadap perkembangan kognitif anak usia dini kelompok B di TK Bhakti Family. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen yang melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen menggunakan media geometric pellet toys, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh rata-rata skor lebih tinggi (M = 151,60) dibandingkan kelompok kontrol (M = 132,83). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media konkret berbasis permainan dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak, terutama dalam aspek pengenalan bentuk geometri, klasifikasi, pola, dan pemecahan masalah sederhana.
Peran Guru dalam Menghadapi Perilaku Aktif dan Gejala Tantrum pada Anak Usia Dini Salsabila Salsabila; Niya Putri Utami; Angelia Rolavita; Serli Pajriyanti; Nola Berlian Nengsih; Tamara Eka Saputri; Nurul Fauziah
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 1 (2026): April: Women and Children Welfare in Indonesian Context
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i1.570

Abstract

Guru memiliki peran krusial dalam pendidikan anak usia dini, namun masih banyak yang mengalami kesulitan dalam menangani perilaku aktif berlebihan dan gejala tantrum akibat keterbatasan pengetahuan dan strategi yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran guru serta strategi efektif dalam menghadapi perilaku aktif dan gejala tantrum pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru PAUD berpengalaman, dengan analisis data model interaktif dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku aktif lebih dominan pada anak laki-laki akibat perkembangan motorik kasar, sedangkan tantrum dipicu oleh kecemasan perpisahan dan lemahnya regulasi emosi. Guru mengatasi hal ini melalui strategi pembelajaran berbasis aktivitas, pendekatan emotional coaching, komunikasi empatik, serta penyediaan calm corner. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya kompetensi pedagogis guru dalam memahami karakteristik individual anak dan perlunya kolaborasi intensif antara guru dan orang tua demi mendukung perkembangan sosial emosional anak secara optimal.