Agatha Kristi Pramudika Sari
Universitas Muhammadiyah Kuningan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pengelolaan di SDN 2 Kuningan Alya Vidia Azzahra; Agatha Kristi Pramudika Sari; Dila Nurfadhilah; Osha Meisuci; Devi Resfita; Wanda Wanda
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 9 No. 4: September 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v9.i4.75466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepemimpinan kepala sekolah dalam pengelolaan di SDN 2 Kuningan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui wawancara dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah melaksanakan kepemimpinan secara efektif dalam lima aspek utama: penerapan budaya refleksi dan evaluasi kinerja guru, penyelenggaraan pembelajaran yang kolaboratif, pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel, pengelolaan sarana dan prasarana sesuai kebutuhan, serta pengembangan kurikulum berbasis konteks lokal. Meskipun pengelolaan sudah berjalan baik, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan seperti pembentukan komunitas belajar guru, pelibatan siswa dalam evaluasi pembelajaran, dan evaluasi berkala terhadap implementasi kurikulum. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas.
From Batik to Classroom: Integrating Cultural Values of Kauman Batik Village into Primary School Learning Models Agatha Kristi Pramudika Sari; Mamat Supriatna; Irfan Fajrul Falah
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/jppguseda.v9i1.24

Abstract

This study aims to explores and analyzes the educational values contained in the batik-making process in Kauman Batik Village using a qualitative descriptive approach. Data were obtained through field observations of batik-making videos and literature reviews related to education and local culture. The analysis identified the moral and educational meanings embedded in each stage of the process. The findings reveal that the Kauman batik-making process embodies key character values such as patience, perseverance, discipline, responsibility, collaboration, and creativity. These values are highly relevant for developing character-based learning models in elementary schools. The batik-making process in Kauman Batik Village is not merely a traditional craft activity but also a rich source of educational and character values. By integrating local cultural practices into elementary education, educators can foster character development while preserving cultural heritage. It can be concluded, incorporating batik-based learning activities can serve as an effective strategy to strengthen character education and promote the meaningful integration of local wisdom within Indonesia’s primary education system.