Hasil belajar Matematika siswa kelas V di SD N 4 Tulikup masih tergolong rendah. Hal tersebut terlihat dari rata-rata nilai pretest 63,71, sehingga belum memenuhi Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan, yaitu 70. Rendahnya capaian belajar siswa dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang masih didominasi oleh guru, sehingga keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar menjadi kurang aktif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 5E Berbantuan Media Video Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V di SD N 4 Tulikup pada aspek kognitif. Penelitian menggunakan desain One Group Pretest-Posttest dengan sampel sebanyak 21 siswa. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang telah melalui pengujian validitas pakar menggunakan Model Gregory, validitas butir soal dengan rumus Korelasi Point Biserial dan reliabilitas instrumen diuji memakai rumus KR-20. Teknik analisis data yang digunakan meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, serta uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil perhitungan IBM SPSS Statistics 25 hasil analisis deskriptif, diperoleh rata-rata nilai pretest siswa dari 63,71 menjadi 88,14 pada posttest, terjadi peningkatan sebesar 24,43 poin dan telah melampaui KKTP yang ditetapkan. Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, (Sig pretest = 0,392 dan posttest = 0,879, >0,05). Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi Sig. (2-tailed) 0,000< 0,001, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle 5E berbantuan media video memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V di SD N 4 Tulikup.