A. A. Abriellia Swastika Putri
Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Mendalam Untuk Menguatkan Karakter Murid Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 1 Gianyar A. A. Abriellia Swastika Putri; I Made Arsa Wiguna; Nyoman Wiraadi Tria Ariani
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8114

Abstract

Pembelajaran Mendalam merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman bermakna, pengalaman belajar kontekstual, serta penguatan karakter murid melalui pembelajaran yang berkesadaran (Mindful learning), bermakna (Meaningful learning), dan menyenangkan (Joyful learning). Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana perencanaan pembelajaran mendalam yang dilakukan guru untuk menguatkan karakter murid kelas IV SD Negeri 1 Gianyar, 2) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran mendalam yang dilakukan guru untuk menguatkan karakter murid kelas IV SD Negeri 1 Gianyar, dan 3) Apa implikasi dari penerapan pembelajaran mendalam terhadap murid kelas IV SD Negeri 1 Gianyar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan implikasi implementasi pembelajaran mendalam dalam menguatkan karakter murid kelas IV SD Negeri 1 Gianyar. Teori yang digunakan untuk menganalisis permasalahan dalam penelitian ini adalah teori konstruktivisme dan teori perkembangan moral. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran mendalam dilakukan melalui penyusunan modul ajar yang memuat tujuan pembelajaran, strategi pembelajaran, proyek pembelajaran, serta bentuk penugasan kelompok maupun individu. 2) Pelaksanaan pembelajaran mendalam dilaksanakan melalui aktivitas menonton, observasi kegiatan, praktik kegiatan, presentasi dan refleksi hasil kegiatan. Serta strategi guru menguatkan karakter melalui 4 pembiasaan memulai dan mengakhiri pembelajaran dengan doa, menyanyikan lagu wajib, melatih kemampuan berpikir kreatif, motivasi, menjaga kebersihan. 3) Implikasi penerapan pembelajaran mendalam menunjukkan adanya penguatan karakter murid yang tercermin dalam delapan dimensi profil lulusan, yaitu keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi. Melalui implementasi pembelajaran mendalam, murid menjadi lebih aktif, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta mampu mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari.