Desi Suharnani Suharsono
Universitas Caritas Indonesia (UNCRI), Manokwari

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Harga Jual Sayur dan Permintaan Konsumen terhadap Pendapatan Penjual Sayur di Pasar Wosi Manokwari Maryance Yeum; Desi Suharnani Suharsono; Theodorus Lamaurin Herin
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8301

Abstract

Pasar Wosi Manokwari merupakan pasar tradisional terbesar di Provinsi Papua Barat yang menjadi pusat perdagangan sayur-mayur dengan dinamika harga dan permintaan yang sangat fluktuatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh harga jual sayur (X1) dan permintaan konsumen (X2) terhadap pendapatan penjual sayur (Y) di Pasar Wosi Manokwari, baik secara parsial maupun simultan. Metode kuantitatif asosiatif diterapkan dengan purposive sampling terhadap 50 pedagang sayur aktif yang memenuhi kriteria penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner 24 item berskala Likert 1–5 dan wawancara langsung, dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) harga jual sayur berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan (β=0,697; t=6,879; p<0,05) dengan korelasi bivariat yang sangat kuat (r=0,819); (2) permintaan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan (β=0,447; t=3,692; p<0,05) dengan korelasi yang kuat (r=0,698); dan (3) secara simultan keduanya berpengaruh signifikan (F=68,479; p<0,05; R²=0,744), artinya 74,4% variasi pendapatan pedagang sayur di Pasar Wosi dijelaskan oleh harga jual dan permintaan konsumen. Harga jual sayur merupakan prediktor yang lebih dominan. Strategi penetapan harga yang adaptif terhadap kondisi pasar dan upaya meningkatkan loyalitas konsumen merupakan rekomendasi utama bagi pedagang sayur di Pasar Wosi
Pengaruh Digitalisasi Arsip terhadap Kecepatan Pelayanan Administrasi Kepegawaian di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Papua Barat Listya Okte Defi; Desi Suharnani Suharsono; Budiman
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8303

Abstract

Pengelolaan arsip kepegawaian berbasis kertas (manual) semakin tidak mampu mendukung tuntutan pelayanan administrasi yang cepat, akurat, dan efisien di era transformasi digital birokrasi pemerintahan Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh digitalisasi arsip terhadap kecepatan pelayanan administrasi kepegawaian di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Barat. Digitalisasi arsip diukur melalui empat dimensi: ketersediaan infrastruktur teknologi, kelengkapan konversi dokumen digital, kemudahan akses dan penelusuran arsip, serta keamanan data digital. Kecepatan pelayanan diukur melalui empat dimensi: waktu penyelesaian layanan, kecepatan akses data, responsivitas petugas, dan ketepatan waktu penyelesaian. Metode kuantitatif asosiatif dengan sampling jenuh (sensus) diterapkan terhadap seluruh 88 ASN BPKAD Provinsi Papua Barat (80 PNS + 8 PPPK). Data dikumpulkan melalui kuesioner 40 item berskala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi arsip berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecepatan pelayanan administrasi kepegawaian (β=0,760; t=9,360; p<0,05) dengan koefisien korelasi r=0,710 (kategori Kuat) dan koefisien determinasi R²=0,505. Artinya, 50,5% variasi kecepatan pelayanan administrasi kepegawaian di BPKAD Provinsi Papua Barat dapat dijelaskan oleh tingkat digitalisasi arsip. Percepatan implementasi sistem informasi kepegawaian berbasis Document Management System (DMS) yang terintegrasi merupakan rekomendasi utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kepegawaian