Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Acara Martuppol Di Adat Batak Toba Sebagai Sumber Belajar Masyarakat Urban Kota Medan Nurul Rahmadilah; Silvia Mariah Handayani; Sardi Pranata; Putri Ramadhani Lubis; Desi Wulan Dari; Stevhani Carolina Hutauruk; Sisilia Brigita Siahaan; Pebi Watina Manalu; Ikhwanu Sopia Nasution; Lira Firna Panggabean; Nadine Suci Ramadani; Nimas Ayu Larasati; Tasya Manik
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.9431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tradisi Martuppol dalam adat Batak Toba sebagai sumber belajar masyarakat urban di Kota Medan serta mengidentifikasi nilai-nilai edukatif yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian berada di Lingkungan Gang Toba Sari, Kota Medan, Sumatera Utara. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan pengetahuan dan keterlibatan mereka dalam pelaksanaan adat Batak Toba. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Martuppol tidak hanya berfungsi sebagai prosesi pertunangan resmi sebelum pernikahan, tetapi juga menjadi media pembelajaran informal yang memungkinkan terjadinya proses pewarisan nilai, norma, dan pengetahuan budaya kepada generasi muda. Melalui keterlibatan dalam tradisi tersebut, masyarakat mempelajari sistem kekerabatan Batak Toba, tanggung jawab sosial, serta berbagai nilai kehidupan yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai edukatif yang ditemukan meliputi nilai religius, tanggung jawab, komitmen, kekeluargaan, sosial, dan pelestarian budaya. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Martuppol memiliki peran strategis sebagai sumber belajar masyarakat yang mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkuat identitas budaya Batak Toba di tengah dinamika kehidupan masyarakat urban.
PENGUATAN LITERASI ANAK DAN EKONOMI KREATIF BERBASIS KELUARGA MELALUI PROGRAM CALISTUNG DI RUMAH LITERASI RANGGI Cindy Hutabarat; Sardi Pranata; Debora Simbolon; Grace Tarigan; Hegel Barus; Kasihati Bulolo; Lina Gultom; Sheril Fadia; Siska Sitanggang; Zaskia Aisyah
Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera Vol. 23 No. 2 (2025): JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jkss.v23i2.71252

Abstract

This research explores the execution of an integrated literacy and creative economy initiative targeting children at Ranggi Literacy House, combining fundamental academic skills (reading, writing, arithmetic) with hands-on bracelet craft activities. Employing a descriptive qualitative methodology through observation, interview, and documentation methods, this investigation engaged 20 participants between 7 and 12 years old. Findings revealed that vertical multiplication presented significant challenges for the majority of participants, necessitating dedicated guidance and support. The synergistic approach of academic instruction paired with craft production demonstrated notable improvements in children's learning concentration, foundational mathematical abilities, and personal confidence levels. Through creative economy activities, participants gained exposure to elementary production workflows and manual skill-based innovation. This study contributes a community-based integrated literacy–creative economy model for children from low-income families. Beyond skill development and creative stimulation, this initiative offers practical implications for families and communities seeking replicable empowerment frameworks in comparable settings.