Wa Ode Ida Fitriah
Program Studi Farmasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya, Kendari, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penentuan Kadar Flavonoid Total Dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Kulit Batang Gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) Dengan Metode CUPRAC (Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity) Ayu Anastarisa Ayu; Syawal Abdurrahman; Firhani Anggriani Syafrie; Putri Mega Wijayanti; Fitriani W. Alani; Wa Ode Ida Fitriah
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i3.649

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan hayati yang melimpah, termasuk tanaman gayam (Inocarpus fagiferus Fosb.) yang diketahui mengandung senyawa flavonoid dengan aktivitas antioksidan. Flavonoid berperan penting dalam menangkal radikal bebas yang dapat memicu berbagai penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar flavonoid total dan menguji aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit batang gayam menggunakan metode Cupric Ion Reducing Antioxidant Capacity (CUPRAC). Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan ekstraksi simplisia kulit batang gayam menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Kadar flavonoid total diukur menggunakan standar kuersetin melalui spektrofotometri UV-Vis, sedangkan uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode CUPRAC dan dinyatakan dalam nilai IC50. Data dianalisis dengan regresi linier untuk memperoleh hubungan antara konsentrasi dan persentase inhibisi. Hasil penelitian menunjukkan rendemen ekstrak sebesar 5,76% dengan kadar flavonoid total sebesar 6,525% (6,525 mg QE/g ekstrak). Aktivitas antioksidan ekstrak menghasilkan nilai IC50 sebesar 3,833 μg/mL yang tergolong kategori sangat kuat, sedangkan vitamin C sebagai pembanding memiliki nilai IC50 sebesar 2,957 μg/mL. Nilai R² yang tinggi menunjukkan hubungan linier yang baik antara konsentrasi ekstrak dan persentase inhibisi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit batang gayam memiliki kadar flavonoid yang cukup tinggi dan aktivitas antioksidan yang sangat kuat, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami untuk aplikasi kesehatan dan farmasi.
Uji Aktivitas Sediaan Minuman Instan Infusa Daun Salam (Syzygium polyanthum) Sebagai Antioksidan Fahmi Hidayat; Tasnim; Wa Ode Ida Fitriah
Jurnal Pharmacia Mandala Waluya Vol. 5 No. 4 (2026): Jurnal Pharmacia Mandala Waluya
Publisher : Prodi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jpmw.v5i4.684

Abstract

Radikal bebas merupakan molekul yang bersifat tidak stabil karena memiliki satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan, sehingga sangat reaktif dan dapat menimbulkan kerusakan pada sel, protein, serta DNA dalam tubuh. Maka dari itu dibutuhkan antioksidan untuk membantu mengatasi radikal bebas dalam tubuh. Daun salam memiliki senyawa metabolit sekunder seperti fenolik, steroid, saponin, alkaloid, flavonoid. Komponen utama pada daun salam adalah flavonoid, yang merupakan senyawa polifenol yang memiliki peran sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sediaan minuman instan daun salam yang dapat berperan sebagai antioksidan serta aman untuk dikonsumsi. Daun salam diekstraksi dengan menggunakan metode infusa kemudian diformulasikan menjadi minuman instan dengan variasi konsentrasi 20%, 30% dan 40%. Formula kemudian diujikan karakteristiknya, diantaranya uji organoleptik, uji pH, uji kadar air, uji waktu larut dan uji aktivitas antioksidan. Data dianalisis dengan mencari tahu nilai IC₅₀ dengan menggunakan perhitungan pada Microsoft Excel. Hasil menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi parameter pengujian karakteristik diantaranya Uji karakteristik tersebut meliputi organoleptik, uji pH (5,5-7), uji kadar air (<3%) dan uji waktu larut (< 5menit). Sediaan minuman instan infusa daun salam yang telah dibuat memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat dan kuat dengan nilai IC₅₀ masing-masing 72,75 (20%), 23,42 (30%), dan 18,68 (40%), dengan aktivitas terbaik pada konsentrasi 40%. Kesimpulannya, sediaan minuman instan infusa daun salam memenuhi parameter karakteristik fisik yang diuji serta menunjukkan aktivitas antioksidan secara in vitro menggunakan metode DPPH. Formula dengan konsentrasi 40% memiliki aktivitas antioksidan terbaik berdasarkan nilai IC₅₀ terendah di antara formula yang diuji. Penelitian lanjutan, termasuk uji in vivo dan uji keamanan, diperlukan untuk mengonfirmasi potensi terapeutik sediaan