Mohamad Ariansidi
Institut Teknlogi Sosial dan Kesehatan Muhammadiyah Selong

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Digitalisasi Pelayanan Dasar Puskesmas Berbasis E-Puskesmas Di Puskesmas Batuyang Lombok Timur Mohamad Ariansidi; Fathul Azmi; Muhammad Junaedi
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Teknologi Informasi
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jti.v1i1.8558

Abstract

Transformasi layanan kesehatan primer menuju platform berbasis digital merupakan agenda strategis nasional yang keberhasilannya sangat bergantung pada tingkat efektivitas implementasi di lapangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis sejauh mana penerapan sistem e-Puskesmas mampu meningkatkan kualitas pelayanan dasar di Puskesmas Batuyang, Kabupaten Lombok Timur. Rancangan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Pengambilan data dilakukan terhadap 50 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling, mencakup pasien aktif serta tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam operasional sistem. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner berskala Likert lima poin yang mencakup empat dimensi pengukuran efektivitas, yaitu kecepatan pelayanan, akurasi data, efisiensi operasional, dan kepuasan pengguna. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata total efektivitas berada pada angka 3,42 (kategori cukup efektif), dengan dimensi akurasi data memperoleh skor tertinggi (3,70) dan dimensi kepuasan pengguna memperoleh skor terendah (3,20). Analisis regresi mengonfirmasi adanya pengaruh signifikan implementasi e-Puskesmas terhadap kualitas pelayanan (R² = 0,612; p < 0,05). Hambatan utama yang teridentifikasi meliputi ketidakstabilan jaringan internet dan kesenjangan kompetensi digital tenaga kesehatan. Penguatan infrastruktur teknologi dan program pelatihan berkelanjutan diperlukan untuk mendorong efektivitas sistem ke tingkat optimal.