Bayu Purbha Sakti
Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Widya Dharma

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Manajemen Evaluasi Ramah Anak: Implementasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) di Sekolah Dasar Berbasis Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Amelia Hana Salsabila; Dian Kartika Prabaningrum; Yulinda Sari; Nur Amelia Sari; Bayu Purbha Sakti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40248

Abstract

Evaluasi hasil belajar di tingkat sekolah dasar sering kali terjebak pada formalitas administratif yang mengabaikan kondisi psikologis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mendeskripsikan pemanfaatan instrumen wawancara serta observasi dalam mengevaluasi implementasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) melalui lensa Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) yang humanis. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, instrumen ini dirancang untuk memotret kesiapan manajerial kepala sekolah, kompetensi pedagogis sekaligus empati pendidik, serta respon afektif peserta didik. Hasil penyusunan instrumen menunjukkan bahwa evaluasi TKA yang ideal tidak hanya mengukur angka capaian kognitif, melainkan harus mengintegrasikan kenyamanan ruang, kejelasan komunikasi kepada orang tua, dan reduksi kecemasan pada anak. Instrumen triangulasi (kepala sekolah, guru, siswa, dan lembar observasi) ini merekomendasikan model evaluasi yang menempatkan anak sebagai subjek yang didukung, bukan objek yang dihakimi.
Implementasi Layanan Pendidikan Inklusif dan Strategi Struktural bagi Siswa Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar Ramadhan Putra Pamungkas; Fadilah Nur Hanifah; Miftahul Jannah; Elisabeth Ellena Christy Ejune; Bayu Purbha Sakti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40250

Abstract

Implementasi fasilitas pendidikan inklusif untuk Anak Berkebutuhan Khusus di tingkat Sekolah Dasar telah didukung secara hukum, tetapi kenyataannya di lapangan masih menghadapi tantangan serius seperti kurangnya sarana, rendahnya keberagaman media pembelajaran yang sesuai, serta keterbatasan kemampuan dan waktu pendidik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan siswa penyandang disabilitas memerlukan pendekatan instruksional yang variatif, seperti penerapan media visual-multisensori untuk siswa yang mengalami spektrum autis (ASD) dan penyesuaian kurikulum dengan penyederhanaan konten serta alat penilaian bagi siswa dengan kemampuan belajar lambat. Selain itu, Gerakan Literasi Sekolah untuk Anak Berkebutuhan Khusus berhasil diimplementasikan melalui tiga pelaksanaan terencana yang meliputi proses awal, pengembangan, dan pembelajaran. Di sisi lain, intervensi edukatif berupa terapi bermain terbukti memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kemampuan sosial-emosional dan mengurangi perilaku tantrum pada anak autis di sekolah. Kesimpulannya, keberhasilan pendidikan inklusif di tingkat Sekolah Dasar tidak hanya ditentukan oleh pengaturan pembelajaran di kelas, tetapi juga oleh kolaborasi multidimensi yang melibatkan fleksibilitas dari pendidik, dukungan terapi tambahan, serta keterlibatan aktif dari orang tua.
Implementasi Kegiatan Magang Mahasiswa PPG di Sekolah Dasar sebagai Sarana Pengembangan Profesionalisme Pendidik Aulia Rahma Pramitha; Rindi Sagita; Eka Bagus Pramudya; Panji Adi Nugroho; Aprilia Tri Wijayanti; Bayu Purbha Sakti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40587

Abstract

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan salah satu pilar strategis pemerintah Indonesia untuk menjawab isu kompetensi pedagogik dan profesionalitas pendidik yang belum merata demi meningkatkan mutu pendidikan nasional. Salah satu komponen krusial dalam struktur kurikulum PPG adalah kegiatan pengalaman lapangan atau magang kependidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kegiatan magang mahasiswa PPG di Sekolah Dasar (SD) dan perannya sebagai sarana dalam mengembangkan kompetensi profesional serta sikap adaptif calon pendidik. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif partisipatif, data dikumpulkan melalui observasi mendalam, dokumentasi perangkat pembelajaran, serta refleksi evaluatif bersama guru pamong di sekolah mitra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan magang di Sekolah Dasar memberikan landasan pengalaman nyata yang efektif bagi mahasiswa PPG untuk mengintegrasikan teori akademik dengan praktik kelas. Mahasiswa mampu mengembangkan variasi metode pembelajaran, mendalami manajemen kelas, dan memfasilitasi kebutuhan belajar peserta didik yang beragam melalui kolaborasi aktif bersama guru kelas. Meskipun demikian, tantangan adaptasi terhadap heterogenitas kelas dan kendala non-akademis tetap menjadi catatan penting. Secara keseluruhan, implementasi magang mahasiswa PPG berhasil memberikan dampak timbal balik yang positif; mendukung pelaksanaan pembelajaran yang lebih inovatif di sekolah dasar sekaligus memperkuat kesiapan profesional dan daya saing calon guru untuk mendapatkan sertifikasi pendidik profesional.