Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran Fiqih serta belum optimalnya penggunaan media pembelajaran interaktif di MAN 3 Pandeglang. Pembelajaran yang masih didominasi buku paket dan media yang kurang bervariasi menyebabkan keterlibatan peserta didik dalam aktivitas berpikir tingkat tinggi, seperti menganalisis, mengevaluasi, dan menarik kesimpulan, masih rendah. Oleh karena itu, digunakan Word Wall sebagai media digital berbasis gamifikasi yang interaktif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Word Wall terhadap kemampuan berpikir kritis dengan menggunakan metode kuantitatif, pendekatan kuasi eksperimen, dan desain Nonequivalent Control Group Design. Data diperoleh melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 86,83, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 73,68. Hasil uji-t menunjukkan Sig. (2-tailed) < 0,05 dan N-Gain berada pada kategori sedang hingga tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik yang menggunakan media Wordwall mengalami peningkatan skor kemampuan berpikir kritis yang lebih tinggi dibandingkan dengan peserta didik yang menggunakan media PowerPoint (PPT) dalam sampel penelitian ini. Temuan ini mengindikasikan bahwa Wordwall berpotensi mendukung peningkatan kemampuan berpikir kritis, meskipun hasil tersebut masih terbatas pada konteks dan karakteristik sampel penelitian.