Mi'at Mi'at
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Kepemimpinan Transformasional dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Berbasis Teknologi Tataq Harjuna Piranggada; Mi'at Mi'at; Nur Kholis Usman; Muhammad Triyoso; Yuliani Yuliani; Khairul Efendi; Suhaimi Suhaimi; Muhammad Saleh
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 September 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research documents a best practice of technology-based instructional leadership implemented at SMP Indocement Tarjun to improve the quality of learning in the digital era. The study was motivated by the initial conditions of the school, where teaching practices were still dominated by conventional lecture methods, teachers and students had relatively low digital competencies, and the available Information and Communication Technology (ICT) facilities had not been utilized optimally in the learning process. These conditions highlighted the need for an effective leadership strategy capable of encouraging systematic and sustainable technology-based learning transformation within the school environment. The purpose of this study is to analyze the model of transformational instructional leadership implemented in the school and to examine its impact on improving the quality of learning and overall school performance. This study employed a qualitative case study approach to explore deeply the implementation of instructional leadership practices within the school context. Data were collected through in-depth interviews with the principal, teachers, and students, direct observations of classroom learning activities, and documentation analysis related to digital learning practices and school achievements. The collected data were analyzed using descriptive qualitative analysis through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that collaborative and transformational instructional leadership serves as the main driving force in the implementation of technology-based learning transformation. This leadership approach successfully fostered three major components: (1) technology integration in learning through the use of interactive media, educational videos, and optimization of computer laboratories; (2) the development of teachers’ digital competencies through training programs in digital media production, coding, and the use of artificial intelligence (AI); and (3) the strengthening of a collaborative school culture that encourages innovation and the sharing of best practices among teachers. The synergy among these components contributes to increased student engagement in learning and significant improvements in students’ academic and non-academic achievements at district and provincial levels Keywords: Digitalization; Educational Technology; Instructional Leadership; Transformational Abstrak: Penelitian ini mendokumentasikan praktik baik (best practice) kepemimpinan pembelajaran berbasis teknologi di SMP Indocement Tarjun dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran di era digital. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi awal sekolah yang masih menghadapi beberapa tantangan, seperti dominasi metode pembelajaran konvensional berbasis ceramah, rendahnya kompetensi digital guru dan siswa, serta pemanfaatan fasilitas Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang belum optimal dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya strategi kepemimpinan yang mampu mendorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi secara sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model kepemimpinan transformasional yang diterapkan di sekolah serta mengkaji dampaknya terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan kinerja sekolah secara keseluruhan. Penelitian menggunakan pendekatan kajian kasus kualitatif (qualitative case study) untuk menggali secara mendalam praktik kepemimpinan pembelajaran yang berlangsung di lingkungan sekolah. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, observasi langsung terhadap proses pembelajaran, serta analisis dokumentasi terkait kegiatan pembelajaran, media digital, dan prestasi sekolah. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan pembelajaran yang kolaboratif dan transformasional menjadi pendorong utama dalam proses transformasi pembelajaran berbasis teknologi di sekolah. Kepemimpinan tersebut mendorong terbentuknya tiga komponen utama, yaitu: (1) integrasi teknologi dalam pembelajaran melalui penggunaan media interaktif, video pembelajaran, dan optimalisasi laboratorium komputer; (2) pengembangan kompetensi digital guru melalui pelatihan pembuatan media digital, coding, dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI); serta (3) penguatan budaya sekolah kolaboratif yang mendorong inovasi dan berbagi praktik baik antar guru. Sinergi antara ketiga komponen tersebut terbukti berkontribusi pada peningkatan keterlibatan siswa dalam pembelajaran serta peningkatan prestasi akademik dan nonakademik siswa di tingkat kabupaten dan provinsi. Kata kunci: Kepemimpinan Pembelajaran; Transformasional; Teknologi Pendidikan; Digitalisasi
Optimalisasi Sumber Daya Manusia dalam Sistem Pendidikan Nasional Nur Kholis; Muhsinin Muhsinin; Mi'at Mi'at; Aslamiah Aslamiah; Ahmad Suriansyah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 September 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study examines human resource management (HRM) in the education system as a strategic factor that determines the quality, effectiveness, and sustainability of educational institutions. This study is motivated by the persistence of administrative-oriented HRM practices that have not fully addressed the demands of institutional transformation in the digital era. This condition indicates a gap between the need for competency-based human resource development in the 21st century and the conventional management practices still widely implemented across educational institutions. The objective of this study is to analyze the concepts, strategies, and models of effective educational HRM through a synthesis of previous research findings. This study employs a qualitative approach using a literature review method, focusing on scholarly publications from 2020 to 2025 selected through purposive sampling based on relevance and source credibility. Data analysis is conducted thematically through stages of reduction, classification, interpretation, and synthesis to generate a systematic and comprehensive conceptual understanding. The findings reveal that the optimization of educational HRM is influenced by three main dimensions: system digitalization, participative leadership, and a value-based collaborative organizational culture. The integration of these dimensions contributes to the development of an adaptive, innovative, and responsive HRM system in addressing global educational challenges. Furthermore, the results emphasize that HRM effectiveness is not solely determined by technical and administrative aspects, but also by the synergy between technological utilization, organizational values, and transformational leadership. The contribution of this study lies in the development of an integrative conceptual model that combines institutional, leadership, and digital transformation perspectives within a unified analytical framework. This model provides both theoretical and practical implications as a foundation for policy formulation and the development of adaptive, sustainable, and quality-oriented HRM practices in the education sector. Keywords: digitalization; education system; human resource management; leadership; organizational culture. Abstrak: Penelitian ini membahas manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam sistem pendidikan sebagai faktor strategis yang berperan dalam menentukan mutu, efektivitas, dan keberlanjutan lembaga pendidikan. Kajian ini dilatarbelakangi oleh masih dominannya praktik pengelolaan SDM yang berorientasi administratif, sehingga belum sepenuhnya mampu menjawab tuntutan transformasi kelembagaan di era digital. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan pengembangan SDM berbasis kompetensi abad ke-21 dengan praktik manajemen yang masih konvensional di berbagai satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, strategi, serta model manajemen SDM pendidikan yang efektif melalui sintesis berbagai hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur terhadap publikasi ilmiah periode 2020–2025 yang dipilih secara purposif berdasarkan relevansi topik dan kredibilitas sumber. Proses analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis untuk memperoleh pemahaman konseptual yang sistematis dan komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi manajemen SDM pendidikan dipengaruhi oleh tiga dimensi utama, yaitu digitalisasi sistem manajemen, kepemimpinan partisipatif, dan budaya organisasi kolaboratif berbasis nilai. Integrasi ketiga dimensi tersebut mampu menciptakan sistem pengelolaan SDM yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan lingkungan pendidikan global. Selain itu, temuan ini menegaskan bahwa efektivitas manajemen SDM tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis dan administratif, tetapi juga oleh sinergi antara pemanfaatan teknologi, penguatan nilai organisasi, serta kualitas kepemimpinan yang transformasional. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan model konseptual integratif yang menggabungkan perspektif kelembagaan, kepemimpinan, dan transformasi digital dalam satu kerangka analisis yang utuh. Model ini memberikan implikasi teoretis dan praktis sebagai dasar dalam perumusan kebijakan serta pengembangan praktik manajemen SDM pendidikan yang adaptif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan mutu serta daya saing pendidikan nasional. Kata kunci: budaya organisasi; digitalisasi; kepemimpinan; manajemen sumber daya manusia; sistem pendidikan