Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran Kesehatan melalui Pemeriksaan Glukosa Darah di Kalangan Usia Reproduktif pada Umat Wilayah 13 St. Louis Lidwina Septie Christyawardani; Margareta Haiti; Visensius Krisdianilo; Lusia Sudarmi; Wendry Audita Fahlevi
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i2.541

Abstract

Usia reproduksi merupakan interval penting untuk kesehatan individu, karena selama periode ini keadaan fisiologis tubuh biasanya optimal; Namun, ini juga menghadirkan peningkatan kerentanan terhadap perkembangan faktor risiko yang terkait dengan gangguan metabolisme. Gaya hidup kontemporer yang ditandai dengan aktivitas fisik yang tidak mencukupi, asupan kalori yang berlebihan, stres psikologis, dan frekuensi evaluasi medis yang tidak memadai merupakan penentu risiko yang signifikan. Demografi usia reproduksi, khususnya individu mulai dari 20 hingga 55 tahun, sangat rentan terhadap pilihan gaya hidup yang tidak sehat, termasuk ketidakaktifan fisik, ketidakseimbangan diet, dan peningkatan tingkat stres, yang semuanya merupakan faktor risiko utama untuk diabetes mellitus (DM). Populasi pada kegiatan ini merupakan umat wilayah 13 St. Louis, selanjutnya subjek yang bersedia dilakukan pemeriksaan berjumlah 33 orang. Selanjutnya subjek dilakukan pemeriksaan glukosa darah sewaktu menggunakan alat POCT. Temuan yang diperoleh dari kegiatan ini menunjukkan bahwa 15% peserta termasuk dalam kategori diabetes, 12% memiliki kondisi pra-diabetes, sementara 73% menunjukkan kadar glukosa darah normal. Mengingat hasil pemeriksaan, disimpulkan bahwa kegiatan PkM ini berhasil mengidentifikasi celah kesadaran kesehatan yang signifikan, ditunjukkan dengan 27% peserta yang berada dalam kondisi berisiko tinggi (diabetes dan pra-diabetes) tanpa mereka sadari.
Skrining Pemeriksaan Gula Darah, Asam Urat, serta Kolesterol sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Metabolik pada Usia Produktif Visensius Krisdianilo; Agnes Felicia Lubis; Margareta Haiti; Lusia Sudarmi; Lidwina Septie Ch
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/6wc2vs03

Abstract

Metabolic syndrome is a cluster of cardiometabolic risk factors that increase the risk of developing chronic conditions, including type 2 diabetes mellitus and cardiovascular disease. However, many patients or members of the general public are unaware of these conditions, compounded by issues such as low awareness of the importance of routine health check-ups, particularly laboratory tests for early detection of this metabolic disease. The purpose of this community service activity was to screen blood sugar, uric acid, and cholesterol levels, accompanied by health education as a preventive and promotive measure for the productive age group. The outreach activity was conducted with 38 teachers and education staff at Xaverius 2 Senior High School in Palembang. Its implementation involved several stages: preparation, execution, and evaluation. The results showed that 15 respondents had normal blood pressure, while 23 individuals had hypertension. Regarding cholesterol levels, 14 respondents had cholesterol levels ≥ 200 mg/dL, 4 had uric acid levels ≥ 7.2 mg/dL, and 3 had blood sugar levels > 150 mg/dL.