Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Buku Petunjuk Teknis Manajemen Sitasi Digital Menggunakan Mendeley Untuk Standardisasi Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Prodi Ilmu Politik Miswar Miswar; Andi Rian Ramadhan; Raden Achmad Mappaesa
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i6.32913

Abstract

Penelitian ini melatarbelakangi tiga masalah utama dalam iklim akademik mahasiswa, yaitu tingginya ketergantungan pada sitasi manual, rendahnya literasi terhadap aplikasi reference manager Mendeley, serta belum tersedianya media instruksional berupa buku panduan resmi di lingkungan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan serta efektivitas Buku Petunjuk Teknis Manajemen Sitasi Digital Menggunakan Mendeley sebagai instrumen pembelajaran mandiri dalam mewujudkan standardisasi karya tulis ilmiah mahasiswa prodi ilmu politik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari Ketua GPM, Ketua Prodi Ilmu Politik, dan kelompok mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kelayakan skala Likert dan tes praktik performa penulisan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Validasi Ketua GPM memperoleh persentase skor 92.3% dengan kategori "Sangat Layak"; (2) Validasi Ketua Prodi Ilmu Politik memperoleh persentase skor 93.8% dengan kategori "Sangat Layak"; dan (3) Uji coba implementasi pada mahasiswa menunjukkan respon kepuasan yang sangat positif sebesar 88.4%.  Dapat disimpulkan bahwa Buku Petunjuk Teknis Mendeley ini sangat layak dan efektif digunakan sebagai media penyokong literasi digital demi menaikkan standar mutu publikasi ilmiah di perguruan tinggi.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Sains Untuk Penguatan Kapasitas Literasi Keuangan Koperasi Merah Putih dalam Mengatasi Kemiskinan Masyarakat Kelurahan Tande Timur Muhammad Sultan; Hadi Yudho Prio Wibowo; Muhammad Yusri AR; Asriani Asriani; Miswar Miswar; Dewi Nuraliah; Taufik Ikhsan; Pathly Parakkasi
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v5i1.6846

Abstract

Masyarakat di wilayah pesisir seperti Kelurahan Tande Timur, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, masih menghadapi keterbatasan dalam literasi keuangan, termasuk dalam pemanfaatan Koperasi Merah Putih sebagai instrumen penguatan ekonomi masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas literasi keuangan pengurus dan anggota Koperasi Merah Putih melalui pengembangan dan penerapan media pembelajaran berbasis sains. Media yang digunakan meliputi alat peraga simulasi arus kas, permainan edukatif berbasis simulasi ekonomi, serta media audiovisual dan infografis interaktif. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, perancangan media, pelatihan dan pendampingan partisipatif, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, dan diskusi interaktif terhadap 20–30 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman literasi keuangan peserta sebesar rata-rata 35–40 poin persentase, peningkatan keterlibatan peserta dalam kegiatan simulasi dan praktik, serta mulai diterapkannya pencatatan keuangan koperasi secara lebih sistematis. Penggunaan media pembelajaran berbasis sains juga membantu peserta memahami konsep arus kas, bunga pinjaman, keuntungan, dan perencanaan keuangan secara lebih konkret dan kontekstual. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi media pembelajaran berbasis sains dengan pendekatan partisipatif dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan literasi keuangan masyarakat serta mendukung pengelolaan koperasi yang lebih tertib.