Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Eksistensi Lembaga Adat Adolang Sebelum Dan Setelah Pemekaran Wilayah Muhammad Yusri AR; Najibullah Najibullah; Abdul Hafid; Hadi Yudho Prio Wibowo; Eni Susanti
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 9 No 1 (2026)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v9i1.5121

Abstract

This research analyzes the existence of Adolang Traditional Institution before and after territorial division in Pamboang Subdistrict, Majene Regency. The division of Adolang Village into four villages raised concerns about the continuity of traditional institutions as guardians of local cultural values. This descriptive-analytical qualitative research employed a a purposive sampling technique and collected data through in-depth interviews, observation, documentation, and literature review. The findings indicate that the existence of the Adolang Traditional Institution remains relatively stable, with no significant changes following territorial division. The traditional institution continues to exist due to the the Adolang community's awareness, the commitment of cultural activists, and the active role of traditional officials in preserving customs. Despite territorial fragmentation, cultural solidarity among the Adolang community is maintained through consistently implemented traditional activities. This research contributes to understanding the resilience of traditional institutions in facing structural changes in village governance during the regional autonomy era.
RUSSIA'S STRATEGIC POSITION IN GLOBAL POLITICAL ARCHITECTURE BETWEEN MULTIPOLARITY AND GEOPOLITICAL REVISIONISM Hadi Yudho Prio Wibowo; Muhammad Gaus; Asriani; Andi Muhammad Ikbal Salam; Pahruddin
Journal of International Islamic Law, Human Right and Public Policy Vol. 4 No. 4 (2026): December
Publisher : PT. Radja Intercontinental Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the transformation of Russia's strategic position in global politics following the 2022 invasion of Ukraine. Employing structural realism and geopolitical analysis, this research examines how Russia reconfigures its influence through three main pillars: strategic partnership with China, energy diplomacy toward Asia, and leadership in multipolar architecture through BRICS. Research findings indicate that Western sanctions have paradoxically accelerated Russia's pivot to Asia and strengthened the narrative of a multipolar world order. Russian energy exports to China and India increased significantly, while BRICS membership expanded from 5 to 10 countries by 2025. However, this transformation faces structural limitations: technological isolation, economic fragmentation, and asymmetric dependence on China. This research contributes to understanding the dynamics of global power shifts and the implications of Russian revisionism on the liberal international order. The study concludes that Russia has successfully maintained its status as a major regional power with limited global influence, but not as an alternative hegemon.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Sains Untuk Penguatan Kapasitas Literasi Keuangan Koperasi Merah Putih dalam Mengatasi Kemiskinan Masyarakat Kelurahan Tande Timur Muhammad Sultan; Hadi Yudho Prio Wibowo; Muhammad Yusri AR; Asriani Asriani; Miswar Miswar; Dewi Nuraliah; Taufik Ikhsan; Pathly Parakkasi
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v5i1.6846

Abstract

Masyarakat di wilayah pesisir seperti Kelurahan Tande Timur, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, masih menghadapi keterbatasan dalam literasi keuangan, termasuk dalam pemanfaatan Koperasi Merah Putih sebagai instrumen penguatan ekonomi masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas literasi keuangan pengurus dan anggota Koperasi Merah Putih melalui pengembangan dan penerapan media pembelajaran berbasis sains. Media yang digunakan meliputi alat peraga simulasi arus kas, permainan edukatif berbasis simulasi ekonomi, serta media audiovisual dan infografis interaktif. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, perancangan media, pelatihan dan pendampingan partisipatif, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, dan diskusi interaktif terhadap 20–30 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman literasi keuangan peserta sebesar rata-rata 35–40 poin persentase, peningkatan keterlibatan peserta dalam kegiatan simulasi dan praktik, serta mulai diterapkannya pencatatan keuangan koperasi secara lebih sistematis. Penggunaan media pembelajaran berbasis sains juga membantu peserta memahami konsep arus kas, bunga pinjaman, keuntungan, dan perencanaan keuangan secara lebih konkret dan kontekstual. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi media pembelajaran berbasis sains dengan pendekatan partisipatif dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan literasi keuangan masyarakat serta mendukung pengelolaan koperasi yang lebih tertib.