Ayu Tyas Purnamasari
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Tingkat Pengetahuan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terhadap Pelayanan Promotif dan Preventif yang Diberikan BPJS Kesehatan di Puskesmas Kauman Tulungagung Ayu Tyas Purnamasari; Alda Yolantya Basuki; Eko Rahman Setiawan
Indonesian Journal of Health Insurance and Medical Records (IJHIMR) Vol. 1 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Health Insurance and Medical Records (IJHIMR)
Publisher : Kementerian Kesehatan Poltekkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/ijhimr.v1i1.4325

Abstract

Pelayanan kesehatan yang komprehensif meliputi pelayanan eksehatan promotive dan preventif, Namun pengetahuan dan pemanfaatan pelayanan promotive dan preventif di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta JKN mengenai pelayanan promotif dan preventif yang diberikan BPJS Kesehatan di Puskesmas Kauman Tulungagung. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Dilakukan pada 100 responden peserta JKN di Puskesmas Kauman dan variabelnya meliputi pengetahuan, usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan. Hasil penelitian ini adalah seluruh responden berumur 56-65 tahun mempunyai pengetahuan yang baik tentang pelayanan promotif dan preventif di puskesmas. Responden laki-laki dan responden perempuan juga memiliki pengetahuan yang baik dan responden yang pernah kuliah memiliki pengetahuan cukup (11,4%) dan baik (88,6%). BPJS Kesehatan dan Puskesmas dapat melakukan inovasi dalam pelayanan promotif dan preventif. Puskesmas juga dapat melakukan kunjungan ke beberapa desa untuk melakukan sosialisasi pelayanan kesehatan khususnya pelayanan promotif dan preventif serta mengadakan kunjungan antara petugas BPJS Kesehatan dengan peserta JKN di Puskesmas Kauman agar masyarakat dapat memperoleh informasi lebih banyak dari sosialisasi yang diberikan.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Terhadap Aplikasi Mobile JKN di Kelurahan Polehan Kecamatan Blimbing Kota Malang Ayu Tyas Purnamasari; Ayu Tyas Purnamasari; Reza Safitri; Herlinda Dwi Ningrum
Indonesian Journal of Health Insurance and Medical Records (IJHIMR) Vol. 1 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Health Insurance and Medical Records (IJHIMR)
Publisher : Kementerian Kesehatan Poltekkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/ijhimr.v1i1.4340

Abstract

BPJS Kesehatan dalam upaya peningkatan pelayanan terhadap peserta menghadirkan aplikasi Mobile JKN. Aplikasi ini ditujukan agar dapat membantu mempermudah proses administrasi pelayanan kesehatan peserta. Namun fakta di lapangan, pengetahuan peserta terhadap aplikasi Mobile JKN masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat kelurahan Polehan terhadap aplikasi mobile JKN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengumpulan data dengan cara mengisi kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat kelurahan polehan terhadap aplikasi mobile JKN yang memiliki pengetahuan baik (59%) adalah usia remaja akhir, pendidikan terakhir sekolah menengah dan pekerjaan karyawan swasta. kesimpulan dari penelitian ini yaitu, tingkat pengetahuan masyarakat terhadap aplikasi mobile JKN sudah cukup baik. Namun masih harus dilakukan upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat teradap aplikasi mobile JKN.
Efektivitas Pelayanan APM pada Pelayanan Rawat Jalan RSUD Gambiran Kota Kediri Alicya Mei Cahyani; Ayu Tyas Purnamasari; Bernadus Rudy Sunindya
Indonesian Journal of Health Insurance and Medical Records (IJHIMR) Vol. 1 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Health Insurance and Medical Records (IJHIMR)
Publisher : Kementerian Kesehatan Poltekkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/ijhimr.v1i2.4995

Abstract

Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan rawat darurat. Salah satu teknologi yang berkembang saat ini dilingkungan Kesehatan dalam mempermudah proses layanan pendaftaran pasien yaitu Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelayanan Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) pada pelayanan rawat jalan RSUD Gambiran Kota Kediri. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan yang menggunakan layanan APM (Anjungan Pendaftaran Mandiri) dan TPPRJ (Tempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan) di RSUD Gambiran Kota Kediri. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dengan instrument penelitian berupa table hasil observasi. Hasil penelitian dari 30 responden pada masing – masing layanan rumah sakit berdasarkan rata – rata pada perbedaan lama waktu pasien saat menggunakan layanan APM yaitu 00.04 menit, sedangkan pada layanan TPPRJ yaitu 00.37 menit. Dapat disimpulkan bahwa layanan Anjungan Pendaftaran Mandiri lebih efisiensi dibandingkan dengan layanan TPPRJ (Tempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan). Kesimpulannya diharapkan pegawai rumah sakit melakukan sosialisasi berupa arahan prosedur atau alaur kepada pasien untuk menggunakan layanan mesin APM (Anjungan Pendaftaran Mandiri).
Analisis Penyebab Klaim Pending BPJS Kesehatan pada Layanan Rawat Inap di RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang Alfi Lailiya Anwar; Herlinda Dwi Ningrum; Ayu Tyas Purnamasari
Indonesian Journal of Health Insurance and Medical Records (IJHIMR) Vol. 2 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Health Insurance and Medical Records (IJHIMR)
Publisher : Kementerian Kesehatan Poltekkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/ijhimr.v2i1.5186

Abstract

BPJS Health Claim is the submission of BPJS Health patient care costs by the hospital to the BPJS Health which is carried out collectively and billed every month. The process of submitting health payment claims to BPJS Health does not always run smoothly and pending claims can occur. The incidence of pending claims at Kanjuruhan Hospital Malang Regency is caused by several factors including administrative factors, coding factors, and medical factors. Based on preliminary studies, 860 pending claim files were found in January - June 2023. The method used is quantitative research. The research sample in this study used total sampling, namely 273. Data collection was carried out by means of document review. It was found that the causes of pending claims from administrative factors were 71 (26%), coding factors were 149 (55%), and medical factors were 54 (19%). Based on administrative factors, the most common cause of pending claims is due to incomplete supporting documents followed by incomplete claim documents. Based on the coding factor, the most common cause was the placement of primary and secondary diagnoses that were not in accordance with ICD 10 followed by actions that were not in accordance with ICD 10, ICD 9, and PMK Number 26 of 2021 and finally the writing of diagnosis codes. Based on medical factors, the most common cause was due to the medical resume, followed by incomplete supporting results and finally medical enforcement without supporting data. Klaim BPJS Kesehatan adalah pengajuan biaya perawatan pasien BPJS Kesehatan oleh pihak rumah sakit kepada BPJS Kesehatan yang dilakukan secara kolektif dan ditagihkan setiap bulanya. Proses pengajuan klaim pembayaran kesehatan kepada BPJS Kesehatan tidak selamanya berjalan lancar dan dapat terjadi pending klaim. Kejadian pending klaim di RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya faktor administrasi, faktor koding, dan faktor medis. Berdasarkan studi pendahuluan ditemukan berkas pending klaim pada bulan Januari – Juni 2023 sebanyak 860 berkas klaim. Metode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif. Sampel penelitian dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu sebanyak 273. Pengumpulan data dilakukan dengan cara telaah dokumen. Didapatkan penyebeb klaim pending dari faktor administrasi sebesar 71 (26%), faktor koding sebesar 149 (55%), dan faktor medis sebesar 54 (19%). Berdasarkan faktor administrasi penyebab terbanyak pending klaim karena dokumen penunjang yang tidak lengkap diikuti dengan ketidak lengkapan dokumen klaim. Berdasarkan faktor koding penyebab terbanyak karena Penempatan diagnosis primer dan sekunder yang tidak sesuai dengan ICD 10 diikuti tindakan yang tidak sesuai dengan ICD 10, ICD 9, dan PMK Nomor 26 Tahun 2021 dan yang terakhir penulisan kode diagnosis. Bedasarkan faktor medis penyebab terbanyak karena Resume medis diikuti ketidak lengkapan hasil penunjang dan yang terakhir penegak medis belum ada data pendukung.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Peserta dalam Pengajuan Klaim Dini Jaminan Hari Tua di BPJS Ketenagakerjaan KCP Kepanjen Nanda Sekar Azhari Fajriah; Ayu Tyas Purnamasari; Herlinda Dwi Ningrum
Indonesian Journal of Health Insurance and Medical Records (IJHIMR) Vol. 2 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Health Insurance and Medical Records (IJHIMR)
Publisher : Kementerian Kesehatan Poltekkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/ijhimr.v2i2.6045

Abstract

Banyak peserta Jaminan Hari Tua (JHT) yang melakukan klaim dini meskipun masih berusia produktif. Hal tersebut tidak sesuai dengan tujuan dibuatnya Program JHT yang dirancang untuk memberikan manfaat uang tunai saat memasuki usia pensiun. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan peserta dalam pengajuan klaim dini Jaminan Hari Tua di BPJS Ketenagakerjaan KCP Kepanjen. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah peserta JHT yang belum memasuki usia pensiun dan akan melakukan klaim JHT di kantor BPJS Ketenagakerjaan KCP Kepanjen. Sampel sebanyak 72 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki Sikap Terhadap Perilaku yang tinggi (93%), Norma Subjektif tinggi (84,5%), Persepsi Kontrol Perilaku tinggi (91,5%), dan Toleransi Risiko Keuangan tinggi (91,5%) terhadap Keputusan Pengajuan Klaim Dini JHT. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa peserta yang memiliki Sikap Terhadap Perilaku, Norma Subjektif, Persepsi Kontrol Perilaku, dan Toleransi Risiko Keuangan yang positif terhadap Keputusan pengajuan klaim dini JHT mempunya kecenderungan untuk mengajukan klaim dini JHT. Oleh karena itu, BPJS Ketenagakerjaan perlu mengubah peraturan tentang klaim JHT membatasi klaim menjadi Sebagian dari total saldo JHT.