Irfan Addriadi
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Tenses and Aspects in the Short Story Wajhul Haqiqah by Taufiq Al-Hakim: A Morphosyntactic Study Vania Acintya Alifah; Irfan Addriadi; Siti Muslikah
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 8 No. 2 (2025): JUNE
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34050/els-jish.v8i2.44450

Abstract

This study analyzes the system of tense and aspect in verbs within the Arabic short story Wajhul Haqiqah by Taufiq Al-Hakim. The aim is to demonstrate that Arabic verbs not only function as actions but also serve as markers of temporality and aspectuality through their diverse patterns. These varying patterns convey different meanings of time and aspect. Employing a descriptive qualitative method, the research examines the object as it is and presents it in the form of an explanation in the report. Data collection techniques include listening and note-taking. The findings indicate that the short story predominantly utilizes verbs in the past tense with a perfective aspect, indicating actions completed in the past. Additionally, there are present tense verbs that show imperfective aspects, especially when preceded by past tense verbs within the same sentence structure. The study confirms that in Arabic, temporality and aspectuality are determined not only by the form of the verb but also by the particles that accompany it. This research contributes to a deeper understanding of the tense and aspect system in Arabic literature.
Teknik dan Ideologi Penerjemahan Artikel Berita dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Arab: Telaah Domestikasi dan Foreignisasi Venuti Berdasarkan Teknik Molina & Albir Irfan Addriadi; Muhammad Abdul Latief; Nurul Fakih Ardiansyah; Miftah Khoeri; Muhammad Dafa Zaidan Fawazka
Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 7 No. 2 (2025): Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/muhad.v7i2.4491

Abstract

Penerjemahan teks berita dari institusi resmi, seperti artikel website Kemenag dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Arab, berada di persimpangan antara tuntutan fungsional (akurasi informasi) dengan tekanan ideologis (keterbacaan tinggi).  Teks berita yang diteliti ini sarat dengan istilah kelembagaan dengan konteks kultural lokal, seperti KSKK, OMI, DBMTN yang tidak memiliki padanan langsung di dalam Bahasa Arab. Bagi penerjemah ini menjadi dilema, apakah memilih kelancaran teks agar pembaca nyaman (domestikasi) atau mempertahankan bahasa dan budaya sumber (foreignisasi). Penelitian ini bertujuan menganalisis teknik penerjemahan terjemah teks berita berdasarkan teori Molina dan Albir, serta menginterpretasikan implikasi makro dari penggunaan teknik terpilih terhadap ideologi penerjemahan Lawrence Venuti. Metode yang digunakan adalah deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif pada terjemah Indonesia-Arab artikel berita Kemenag. Hasil analisis pada 30 unit intervensi mikro yang diklasifikasikan berdasarkan tekniknya (modulasi, deskripsi, reduksi, dll.) menunjukkan dominasi ideologi domestikasi (hampir 100%). Teknik penerjemahan yang dominan digunakan yaitu modulasi dan reduksi (masing-masing 24,1%). Penerjemah secara konsisten merestrukturisasi ulang teks sumber, termasuk menggunakan teknik modulasi untuk mengubah sudut pandang naratif dan teknik reduksi untuk menghilangkan redundansi, serta teknik deskripsi pada akronim lokal untuk menghilangkan hambatan secara kultural dan linguistik demi kefasihan berita dalam bahasa sasaran. Dominasi ideologi domestikasi ini menunjukkan invisibilitas penerjemah, yang bekerja untuk menciptakan teks yang mengalir dan sepenuhnya mematuhi konvensi jurnalisme formal dalam bahasa Arab.