Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan sistem aplikasi alternatif terhadap tingkat usability bagi Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam proses pengelolaan berkas perkara pada tahap Pra-Penuntutan di Kejaksaan Negeri Bangkalan. Sistem yang sebelumnya digunakan, yaitu CMS (Case Management System), dinilai memiliki beberapa keterbatasan. Permasalahan utama yang ditemukan pada kondisi awal adalah antarmuka pengguna yang belum efisien, misalnya pada fungsionalitas pencarian dan pengelolaan data. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan ini merancang dan mengembangkan sistem aplikasi berbasis web menggunakan framework Laravel dan Vue.js, yang dirancang dengan pendekatan User-Centered Design (UCD) dan metodologi SDLC model Waterfall. Evaluasi dilakukan dengan metode kuantitatif melalui pengujian kepada 12 partisipan menggunakan tiga parameter yaitu number of error, time on task, dan System Usability Scale (SUS). Pengujian dilakukan dengan existing application dan alternative application (aplikasi alternatif). Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi alternatif memberikan peningkatan signifikan dibanding aplikasi yang sudah ada, dengan penurunan rata-rata jumlah kesalahan sebesar 52,4%, efisiensi durasi penyelesaian tugas turun sebesar 57,8%, dan peningkatan skor SUS dari 34,167 menjadi 76,25. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi alternatif mampu meningkatkan usability berdasarkan efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna dalam pengelolaan berkas perkara sehingga dapat menjadi inspirasi dalam pengambilan keputusan untuk peningkatan pelayanan di masa mendatang. Abstract This community engagement aims to analyze the impact of using an alternative application system on the level of usability for Public Prosecutors in managing case files during the Pre-Prosecution stage at the Bangkalan District Attorney's Office. The previously used system, CMS (Case Management System), was found to have several limitations. The main problem found in the initial conditions was that the user interface was not yet efficient, for example in the search and data management functionality. To address these issues, this activity designed and developed a web-based application system using the Laravel and Vue.js frameworks, adopting a User-Centered Design (UCD) approach and the Waterfall model of the Software Development Life Cycle (SDLC). The evaluation was conducted using a quantitative method involving 12 participants and three usability parameters: number of errors, time on task, and System Usability Scale (SUS). Testing was performed on two systems: the existing application and alternative application. The results showed that the alternative application provided significant improvements compared to the existing application, with a 52.4% reduction in average errors, a 57.8% decrease in task completion time, and an increase in SUS score from 34.167 to 76.25. These findings indicate that the alternative application effectively enhances effectiveness, efficiency, and user satisfaction in case file management so that it can be an inspiration in making decisions to improve services in the future.